Model Sistem Pengelolaan Pengetahuan Guru di Sekolah Luar Biasa Tunarungu

Tati Harihayati Mardzuki, Arief Nur Khoerudin
2019 Komputika : Jurnal Sistem Komputer  
Guru sebagai tenaga pendidik akan mendapatkan pengetahuan mengenai metode pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat ketunarunguan para siswanya melalui pelatihan-pelatihan. Hasil pelatihan belum disebarluaskan kepada guru-guru yang tidak diikutkan dalam pelatihan tersebut, sehingga ketika mendapatkan masalah pada saat proses belajar mengajar di kelas biasanya guru tersebut harus langsung menemui bagian Kurikulum. Guru piket sebagai pengganti guru yang tidak hadir terkadang memberikan materi
more » ... memberikan materi tidak sesuai dengan materi sebelumnya, hal ini dikarenakan guru piket tidak mengetahui sejauh mana materi yang terakhir diajarkan dan buku/materi ajar apa yang terakhir digunakan. Sistem pengelolaan pengetahuan guru dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah yang ada di sekolah luar biasa tunarungu saat ini, dimana para guru nantinya dapat menyebarkan pengetahuan dan pengalamannya (sharing knowledge) melalui forum, dan menggunakan metode Case Based Reasoning (CBR) untuk menemukan solusi dengan mengadaptasi solusi dari kasus-kasus yang pernah digunakan di masa lalu. Model untuk mengelola pengetahuan tasit menjadi pengetahuan eksplisit menggunakan model SECI (Socialization, Externalization, Combination dan Internalization). Hasil dari penelitian ini berupa sebuah model sistem yang akan mendeskripsikan kebutuhan dan karakteristik sistem pengelolaan pengetahuan guru yang akan dibangun, agar pengetahuan dan pengalaman para guru mudah dikelola, dapat disimpan, dapat diciptakan dan dapat diperbaharui sehingga mudah ditemukan ketika dibutuhkan. Kata Kunci – Pengetahua; Guru; Materi ajar; Sharing knowledge; Case based reasoning.
doi:10.34010/komputika.v8i2.2276 fatcat:ucvaj55zlrdobhxg3bha7bmvu4