VALUASI EKONOMI LINGKUNGAN NILAI GUNAAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG KOMODITAS EKONOMI

Bernard Hasibuan
2015 Signifikan  
Natural phenomenon which is the impact of humans on the environment management is already affecting economic system. The impact of climate change on the agricultural sector, especially in Indonesia is increasingly felt. These changes are indicated by the floods, droughts, shifting the rainy season. The economic value of agricultural commodities that were examined included the value of use of direct and indirect use of value. This study use CVM method. The views of Lombok on climate change
more » ... limate change phenomenon quite good, the majority (75%) community to know the phenomenon of climate change. Public response to this phenomenon very well where the desire to improve the situation so big that 76% would like to improve or unable to pay for the improvement in the state even though their incomes are very low at 70% below the provincial minimum wage. Preferences people who want to improve this situation is a reflection of their needs and desires to escape from the problems of climate change impacts. Abstrak. Fenomena alam yang merupakan impak dari pengelolaan manusia terhadap lingkungan hidup sudah mempengaruhi sistem perkonomian. Dampak perubahan iklim khususnya terhadap sektor pertanian di Indonesia sudah semakin terasa. Perubahan ini diindikasikan dengan adanya bencana banjir, kekeringan, bergesernya musim hujan. Nilai ekonomi komoditi pertanian yang dikaji meliputi nilai gunaan langsung dan nilai gunaan tidak langsung. Untuk kajian nilai gunaan tidak langsung digunakan metode CVM. Pandangan masyarakat Lombok tentang gejala perubahan iklim cukup baik, yakni sebagian besar (75 %) masyarakat mengetahui fenomena perubahan iklim. Respon masyarakat terhadap gejala ini sangat baik dimana keinginan memperbaiki keadaan sangat besar yaitu 76 % ingin memperbaiki atau sanggup membayar untuk perbaikan keadaan walaupun pendapatan mereka yang sangat rendah yaitu 70 % di bawah upah minimum propinsi. Preferensi masyarakat yang ingin memperbaiki keadaan ini adalah refleksi dari kebutuhan dan keinginan mereka untuk lepas dari permasalahan dampak perubahan iklim.
doi:10.15408/sigf.v3i2.2055 fatcat:l7pii4fpbna3zfl5lhyhkjxzbi