PARAMETER TEKNIS RANCANGAN STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) RADAR HUJAN

Ajun Tri Setyoko, Endi Hari Purwanto, Reza Lukiawan, Meilinda Ayundyahrini
2020 Jurnal Standardisasi  
<p>Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) telah berhasil mengembangkan teknologi X-band radar kapal menjadi radar deteksi hujan. Saat ini LAPAN sedang menyiapkan usulan standar terkait spesifikasi teknis radar hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman stakeholder atas usulan standar serta mengetahui tingkat kepentingan penerapan parameter teknis standar bagi pengguna radar hujan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode FACTS (Framework for
more » ... (Framework for Analysis, Comparison, and Testing of Standard). Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada analisis stakeholder, analisis parameter teknis dan analisis perbandingan standar internasional. Penelitian ini melibatkan 10 responden sebagai stakeholder yang terdiri dari instansi pemerintah, para ahli/pakar dan akademisi dari beberapa perguruan tinggi sebagai stakeholder pengguna dan pengembang yang berkecimpung di bidang instrumen radar. Seluruh responden setuju bahwa keberadaan radar di Indonesia sangat penting sehingga Indonesia membutuhkan lebih banyak radar untuk menunjang operasional MEWS (Missile Early Warning System). Seluruh responden juga setuju bahwa diperlukan pengembangan radar hujan yang murah, akurat dan handal yang terstandar. Mayoritas responden menyatakan setuju terhadap 15 butir parameter teknis yang diusulkan sebagai standar radar hujan. Responden mengusulkan agar mempertimbangkan untuk memasukkan parameter teknis standar internasional radar pada usulan SNI radar hujan. Terdapat 4 kriteria parameter fundamental radar yang dipersyaratkan pada standar internasional yaitu sensitivitas, resolusi spasial, ketepatan kecepatan dopler dan durasi pengukuran polarisasi ganda. Disamping itu standar ini mempersyaratkan 8 parameter kunci lainnya yaitu lobus samping antena, lobus rentang samping, kecepatan rotasi maksimum, percepatan, antena penunjuk akurasi, beam direction co-alignment, pencocokan lebar beam, rentang dinamis, emisi yang tidak diinginkan.</p>
doi:10.31153/js.v22i3.846 fatcat:3siqxtg33rbanojuqqkjrz2bva