Pengembangan Model Sistem Pengendali dan Pengawasan Regulasi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi Dengan Teknologi RFID Pada Surat Ijin Mengemudi (SIM)

De Rosal, Ignatius Setiadi, Hanny Haryanto, Rindra Yusianto
2013 unpublished
ABSTRAK Saat ini Anggaran Belanja Negara untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi semakin membenggkak, mengingat pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor semakin meningkat dan sebagian besar daripenggunanya memakai dari BBM bersubsidi. Usaha yang dilakukan pemerintah antara lain adalah membatasi penggunaan BBM bersubsidi dengan menempelkan stiker pada mobil pelat merah, TNI/Polri dan mobil dinas pemerintah. Namun, cara tersebut masih mempunyai kelemahan karena kurangnya pengawasan. Hal
more » ... mendorong pemerintah untuk mulai memanfaatkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) sebagai alat bantu pengawasan regulasi BBM subsidi. Akan tetapi hal tersebut tidak berjalan dengan mudah karena banyaknya kendala yang dihadapi seperti aturan dan pembuatan instfrastrukturnya. Penelitian ini akan mengembangkan modelsistem pengendali dan pengawasan regulasi BBM bersubsidi yang lebih praktis dan aman menggunakan Surat Ijin Mengemudi (SIM) sebagai medianya dengan harapan hanya pengemudi yang memiliki SIM mendapatkan jatah yang sama sesuai dengan jenis kendaraan dan SIM yang digunakan. SIM akan digigunakansebagai RFID tags atau token yang wajib digunakan sebelum membeli BBM bersubsidi di SPBU. RFID tags di dalam SIM akan berisi data identitas pemilik, jenis SIM dan kendaraan, berapa liter BBM yang boleh dibeli dalam sehari, dan tanggal terakhir pembelian BBM bersubsidi. Penggunaan SIM sebagai token juga dimanfaatkan untuk mengurangi penimbunan dan pembelian BBM bersubsidi dalam jumlah yang tidak wajar karena setiap pembelian BBM bersubsidi akan dibatasi dengan jumlah tertentu. Pada penelitian ini jumlah BBM subsidi yang dapat dibeli didapatkan dari hasil kuisioner dan hanya berlaku untuk penelitian ini. RFID tags yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis read/write, karena data akan disimpan secara offline dalam SIM. Data tidak secara online akan membuat sistem lebih kompleks dan bergantung pada koneksi internet, dimana koneksi internet di Indonesia kurang stabil. Kata kunci :Bahan Bakar Minyak, subsidi, Radio Frequency Identification, Surat Ijin Mengemudi. 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Defisit Anggaran Belanja Negara Indonesia saat ini sudah dalam tahap yang cukup mengkhawatirkan, banyak media elektronik, surat kabar, maupun online yang telah memberitakan masalah tersebut. Hal tersebut diakibatkan karena semakin tingginya anggaran untuk memeberikan subsidi BBM. Semakin tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor membuat konsumsi BBM bersubsidi semakin tinggi pula. Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Gede Pradyana mengatakan konsumsi BBM saat itu mencapai 1,4 juta barel per hari [1]. Semantara itu hal yang sama juga dikatakan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini, produksi minyak mentah Indonesia hanya mencapai 830 ribu barel dan dari jumlah tersebut dapat memproduksi BBM sebesar 560 ribu barel per hari, sehingga Indonesia harus impor BBM yang dilakukan oleh Indonesia dapat mencapai 900 ribu barel atau 143 juta liter per hari [1]. Apabila hal ini terus terjadi maka pemerintah terpaksa harus menaikan harga BBM subsidi, padahal bila harga BBM subsidi dinaikan akan berakibat dengan naiknya harga barang yang lain yang berimbas pada semakin menderitanya rakyat kecil. Ada berbagai langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi konsumsi BBM bersubsidi, salah satunya adalah penempelan stiker Anti BBM subsidi pada mobil pemerintah, TNI/Polri, dan mobil dinas pemerintah agar tidak diperbolehkan mengisi BBM bersubsidi. Akan tetapi peangawasan masih dilakukan secara manual oleh petugas SPBU dan masih banyak pelanggaran, bahkan banyak stiker Anti BBM subsidi tersebut dicopot dari mobil dinas [2]. Langkah lain yang sedang digodok pemerintah untuk mengatasi hal tersebut, yaitu peraturan regulasi BBM bersubsidi untuk menaikan harga BBM bersubsidi untuk pengendara mobil pribadi yang pengawasan regulasinya menggunakan teknologi RFID.
fatcat:h24bxrkljzdi7dgsuvkv3iwkhe