Analisis Faktor-Faktor Penentu yang Mempengaruhi Jumlah Penduduk Miskin Regional di Indonesia

Unggul Priyadi, Jati Asmoro
2011 Unisia  
This research investigate the socio-economic variables influencing the regional poverty in indonesia. Using secondary data collected from the Central Bureau of Statistics, the independent variabels used in this reserach iare regional income perkapita, income disparity, regional human development index and life expectation ratio. This research uses a pooled data analysis, i.e. random effect regression. The result of this research shows us that Human Development Index (HDI) and life expectation
more » ... life expectation ratio are statisticaily effect the level of regional poverty in indonesia. PENDAHULUAN Kemiskinan merupakan niasalah global, yang sering berkaitan dengan kebutuhan hidup, kesulitan hidup serta kekurangan di semua aspek kehldupan. Masalah kemiskinan memang telah lama ada sejak dahulu, di mana banyak negara yang sedang berkembang mengalami laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetapi tidak membawa manfaat yang berguna bagi penduduknya. Inl dikarenakan tingkat kesenjangan yang terjadi juga semakin besardan jumlah penduduk miskin tetap saja banyak. Indonesia juga mengalami masalah tersebut, dari sejak masa kemerdekaan hingga saat ini. Penetapan penduduk miskin sesuai dengan yang ditetapkan dalam PR No. 42/1981, di mana orang, keluarga atau penduduk yang sama sekaii tidak niempunyal sumber mata pencarian dan tidak mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak bagi orang atau keluarga dianggap miskin. Menurut Badan Pusat Statistik, terdapat tiga golongan penduduk miskin yaitu (1) golongan miskin, dengan pendapatan per kapita per tahun beras antara 360-480 kg, (2) golongan miskin sekaii, dengan pendapatan per kapita per tahun beras sebanyak 240-360 kg, dan (3) lapisan paling miskin, dengan pendapatan per kapita per tahun beras kurang dari 240 kg (Badan Pusat Statistik).
doi:10.20885/unisia.vol33.iss75.art7 fatcat:hyvhzxqfpfhchotvbksnxs7xei