"PILIHAN KEDUA" DI KOTA YOGYAKARTA HUMAN AND MATERIALS RESOURCES CONDITIONS OF THE "LESS FAVORITE" PUBLIC SECONDARY SCHOOLS IN YOGYAKARTA

Tatang Amirin, Wiwik Wijayanti, Dan Cepi, Safruddin Abd, Jabar
unpublished
Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara evaluatif kondisi sumber daya manusia (guru) dan material (fasilitas) di sekolah-sekolah yang termasuk kelompok "pilihan kedua" atau kurang favorit di Yogyakarta, dan apakah guru dan fasilitas sekolah itu menjadi salah satu bahan pertimbangan memilih sekolah. Data dihimpun langsung dari sekolah dan lewat website sekolah, blog siswa, dan informasi terkait di internet. Penelitian menunjukkan bahwa guru dan fasilitas sekolah bukan faktor
more » ... ng dalam memilih sekolah, bahkan kebanyakan calon murid tidak tahu kondisi sekolah yang sebenarnya. Kefavoritan sekolah dan NUN menjadi dasar pertimbangan utama. Guru di sekolah-sekolah tersebut sebenarnya sudah hampir seluruhnya memenuhi kualifikasi akademik dan memiliki sertifikat pendidik. Fasilitas sekolah pun sedikit banyak sudah memadai, hanya saja beberapa dari sekolah-sekolah ini berada di lingkungan padat dan bising dan atau tidak memiliki lahan yang luas. Sebagian sekolah bahkan mempunyai ruang kelas yang seragam berukuran standar 9 x 8 m, yang melebihi ketentuan minimum 2 m 2 per siswa dengan maksimum isi kelas 32 orang. Memang di sebagian sekolah ruang kelasnya tidak seragam ukurannya dan ada yang di bawah standar. Penempatan murid pun tidak proporsional dengan luas ruang kelas. Salah satu sekolah, yaitu SMA Negeri 4, mempunyai tatabangunan sekolah yang ideal, yaitu menempatkan arena olah raga di luar (di depan) bangunan sekolah, sementara yang lain, karena lahan yang dimiliki terbatas, menempatkannya di dalam atau di samping bangunan sekolah yang dapat mengganggu ketenangan kelas. Hampir seluruh sekolah ini tidak memanfaatkan website sekolah sebagai wahana modal sosial dengan baik, yang dapat memberikan informasi yang akurat, lengkap, up to date dan "mengundang minat masuk sekolah" dan membentuk opini publik yang menguntungkan sekolah. Kata kunci: Sekolah kurang favorit, guru dan fasilitas, pemilihan sekolah. Abstract This study aims to evaluate the conditions of human (teachers) and material resources (facilities) of the "less favorite" schools of Yogyakarta, and to determine whether teachers and school facilities quality become one of the criteria the student candidates used or not in choosing a school. Data were collected directly from these schools and indirectly through school website, student blogs, and other online relevant information. Results indicated that the quality of teachers and school facilities are not the main reason to choose a school. Even, most of them did not have an idea about the real conditions of the schools. School favoritism and NUN (nilai ujian nasional; national exam score) was being the main consideration in selecting a school. In fact, teachers of these schools are qualified and certified ones. School facilities, more or less, are available in good conditions, though some of these schools are located in noisy environments and dense, and/or have only very
fatcat:pfyb2zkaf5dsnfix5qllihuntq