Investasi Pengembangan Energi Alternatif Cangkang Sawit untuk Menurunkan Biaya Energi di PT XYZ

Rianto Rianto, Bonar M Sinaga, Kirbrandoko Kirbrandoko
2018 Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen  
The purpose of this study is to reduce energy costs by using alternative fuels. Next, calculate investment costs and operational costs. In addition, calculate the NPV, IRR, Payback Period, and engine sensitivity analysis with alternative fuels. The method used is exponential comparison, and to calculate the investment value, the net present value (NPV) method, internal rate of return (IRR), and the payback period are used while the prediction of the amount of production is calculated using a
more » ... lculated using a simple linear regression method. With the exponential comparison method, it is known that boiler engines with palm shell fuel rank first when compared to engines with gas, oil and coal fuel. Palm kernel shells have a higher caloric value than wood but are lower than coal. To be able to use palm kernel shells as fuel, the company must spend a high investment on the purchase of new machinery. The investment needed to procure a new engine is Rp.4.9 billion, while the NPV produced for 5 years is Rp.5.9 billion. By using a sensitivity analysis, there are some limits to the influential variable change, namely the maximum alternative fuel price is Rp1,128.00 per kilogram, a decrease in the amount of production not more than 44.22%, the minimum gas fuel price is 6.02 USD per MMBTU and the minimum dollar exchange rate is IDR 9,795.00 per US dollar. abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menurunkan biaya energi dengan menggunakan bahan bakar alternatif. Selanjutnya, menghitung biaya investasi dan biaya operasional. Di samping itu, menghitung NPV, IRR, payback Periode, dan analisis sensitifitas mesin dengan bahan bakar alternatif. Metode digunakan perbandingan eksponensial, dan untuk menghitung nilai investasi dipergunakan metode net present value (NPV), internal rate of return (IRR), dan payback period sedang prediksi jumlah produksi dihitung menggunakan metode regresi linier sederhana. Dengan metode perbandingan eksponensial diketahui bahwa mesin boiler dengan bahan bakar cangkang sawit menempati urutan prioritas pertama jika dibandingkan dengan mesin dengan bahan bakar gas, minyak dan batu bara. Cangkang sawit memiliki nilai kalori yang lebih tinggi daripada kayu akan tetapi lebih rendah daripada batu bara. Untuk dapat menggunakan cangkang sawit sebagai bahan bakar, perusahaan harus mengeluarkan investasi yang tinggi untuk pembelian mesin baru. Investasi yang dibutuhkan untuk pengadaan mesin baru sebesar Rp4,9 milyar, sedang NPV yang dihasilkan selama 5 tahun sebesar Rp5,9 milyar. Dengan menggunakan analisis sensitivitas didapatkan beberapa batasan terhadap perubahan variabel yang berpengaruh yaitu harga bahan bakar alternatif maksimum adalah Rp1.128,00 per kilogram, penurunan jumlah produksi tidak lebih dari 44,22%, harga bahan bakar gas minimum 6,02 USD per MMBTU dan kurs dolar minimum terhadap rupiah Rp9.795,00 per dolar amerika.
doi:10.17358/jabm.4.3.409 fatcat:cd6wrdud25eufo5gkkwxowpcsa