Kompetisi Pertumbuhan Kapang Dekomposer Asal Jambi pada Media Padat

Riza Zainuddin Ahmad, Ratna Stia Dewi
2020 Jurnal Mikologi Indonesia  
Abstrak Limbah feses merupakan masalah dalam industri peternakan di Indonesia. Pengolahan feses menjadi kompos adalah salah satu jalan pemecahannya. Mikroorganisme khususnya kapang dapat digunakan untuk mempercepat proses pengomposan dan meningkatkan ketersediaaan unsur hara pada kompos nantinya. Ada 4 jenis isolat kapang asal Jambi yang di seleksi untuk menjadi dekomposer, yaitu Trichoderma asperellum, T. koningiopsis, T. harzianum. dan Gliocladium virens dan 1 isolat Bacillus sp. Di dalam
more » ... us sp. Di dalam penelitian ini digunakan media agar kentang dekstrosa (Potato Dextrose Agar), untuk menguji mikroorganisme tersebut untuk saling berkompetisi dalam petri. Hasil pengamatan menunjukkan isolat G. virens paling unggul tumbuhnya dari 3 spesies Trichoderma spp. dan Bacillus sp. Abstract Stool waste is a problem in the livestock industry in Indonesia. Processing feces into compost is one way to solve it. Microbes, especially molds, can be used to speed up the composting process and increase nutrient fertilizer later. There were four types of mold isolates from Jambi, which were selected to be decomposers (Trichoderma asperellum, T. koningiopsis, T. harzianum, and Gliocladium virens) and one isolat Bacillus sp. In this test used media for Potato Dextrose Agar (PDA), the 4 molds and 1 bacterial isolate. Each microbes was tested for their ability to compete each other in petri, and the test observations were made after 18 days of incubation at 25 o C. The observations showed that the isolate of G. virens was the most superior growth of three species Trichoderma spp. and bacteria.
doi:10.46638/jmi.v4i1.65 fatcat:kol6f5o44fbtpok6ijnw4777ta