PERBEDAAN KADAR GDS SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN KASTENGEL BEKATUL VARIETAS SITUBAGENDIT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS NON INSULIN DI WILAYAH PUSKESMAS GAMBIRSARI SURAKARTA

Dodik Luthfianto, Retno Dewi Noviyanti, Indah Kurniawati
2018 Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian  
Diabetes Mellitus adalah adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi yang disebabkan oleh gangguan pada sekresi insulin atau gangguan kerja insulin atau keduanya. Pengelolaan Diabetes mellitus memerlukan penanganan secara multidisiplin yang mencakup terapi non-obat dan terapi obat. Salah satu terapi non-obat yaitu mengkonsumsi kastengel tinggi serat berbahan dasar bekatul beras. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektifitas kadar GDS sebelum dan sesudah
more » ... an sesudah pemberian kastengel bekatul varietas Situbagendit terhadapa penderita diabetes mellitus non insulin di wilayah puskesmas Gambirsari Metode penelitian eksperimental, dengan desain penelitian eksperimen randomized pretest-postest jumlah sampel 10 responden menggunakan teknik sampling dengan metode purposive sampling dilakukan sejak bulan Mei – Agustus 2018. Populasi target pada penelitian ini adalah penderita DM non Insulin.. Hasil penelitian rata-rata nilai nilai GDS sebelum pemberian kastengel bekatul situbagnedit termasuk dalam kategori tinggi yaitu 264,70± 130.295 mg/dl. Setelah perlakuan pemberian kastengel bekatul vaietas Situbagendit dapat menurunkan kadar GDS rata-rata 192,90 ± 91.567 mg/dl dengan nilai p 0,015 yang berarti ada pengaruh pemberian kastengel bekatul varietas situbagendit antara pre dan post perlakuan. Penurunan kadar GDS paling besar pada Ny. S yaitu 207 mg/dl. Simpulan Dari 10 sampel yang diperoleh terdapat 70 % perempuan dan 30 % laki-laki yang memiliki kadar GDS tinggi, Ada perbedaan kadar GDS pada sampel sebelum dan sesudah pemberian kastengel bekatul varietas Situbagendit Kata Kunci : Kadar gula darah, Kastengel bekatul
doi:10.26576/profesi.313 fatcat:6bedqo2uxjcrddldgitqovgxby