menggunakan imkan al-ru'yat (kriteria bahwa bulan dapat dilihat)

Penentuan Awal, Bulan… Oleh, Ahmad Badi', Awal Penentuan, Ramaan Bulan, Lintas Kajian, Dan Mahab, Islam Organisasi, Indonesia Di, Oleh, Ahmad Badi', Dan Persis (+11 others)
2015 unpublished
Abstrak Bagi umat Islam, penentuan awal bulan Qamariyah merupakan suatu hal yang sangat penting dan diperlukan ketepatannya, sebab pelaksanaan ibadah dalam ajaran Islam banyak dikaitkan dengan sistem penanggalan ini. Dalam perkembangannya, sering terjadi perbedaan dalam penentuan awal bulan Ramad{ a> n. Berdasarkan beberapa hadis, penentuan awal bulan Qamariyah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu ru'yat al-hila> l atau menyempurnakan bilangan dari bulan sebelumnya. Tidak ada satu hadis yang
more » ... da satu hadis yang mengutamakan ilmu h{ isa> b atas ru'yat al-hila> l dalam hal penentuan awal bulan qamariyah. Dalam konteks Indonesia, sebagian ulama memilih rukyah, sebagian lagi memilih h{ isa> b, dan ada pula yang menggabungkan antara ru'yat dan h{ isa> b. Dalam rukyah sendiri masih terbagi menjadi beberapa aliran, sebagaimana dalam h{ isa> b juga terdapat beberapa aliran. Perbedaan ini karena berbeda dalam menafsirkan dan memahami teks. Fuqaha maz} a> hib al-'arba'ah sepakat bahwa dalam menentukan awal bulan menggunakan ru'yat al-hila> l. Hal ini disepakati oleh Nahdlatul Ulama, tanpa menafikan penggunaan teknologi. Adapun Muhammadiyah menggunakan h{ isa> b dengan adanya wujud al-hilal (wujud al-qamar) dalam menentukan awal bulan. Sedangkan Hizbut Tahrir Indonesia menggunakan sistem rukyat global berdasarkan Arab Saudi. Pendahuluan Bagi umat Islam, penentuan awal bulan Qamariyah merupakan suatu hal yang sangat penting dan diperlukan ketepatannya, sebab pelaksanaan ibadah dalam ajaran Islam banyak dikaitkan dengan sistem penanggalan ini. Permasalahan penentuan awal bulan qamariyah, dari berbagai aspeknya, selalu menarik untuk dikaji, khususnya tentang penentuan awal Ramad{ a> n. Bulan Ramad{ a> n adalah bulan suci umat Islam yang memiliki banyak nilai keutamaan. Pada bulan Ramad{ a> n, umat Islam diwajibkan melakukan ibadah puasa selama sebulan penuh. Dengan puasa itu pula, keimanan dan ketaqwaan setiap insan muslim akan di uji. Jika insan muslim berhasil menggunakan waktu ibadah pada bulan Ramad{ a> n dengan sebagi mungkin, maka ia akan keluar dari bulan Ramad{ a> n seperti halnya seorang anak yang baru saja dilahirkan dari rahim ibu. Ia memasuki bulan Shawa> l menjadi orang yang bersih dari titik-titik dosa. Seringkali timbul pertanyaan di kalangan masyarakat manakala terjadi perbedaan dalam penentuannya. Sejak zaman Rasulullah sampai sekarang ini, praktek penentuan awal bulan qamariyah, khususnya awal Ramad{ a> n dan Shawa> l, sudah rutin dilakukan oleh umat Islam, dan sistem perhitungannya telah mengalami perkembangan. Perkembangan tersebut terjadi karena timbulnya bermacam-macam penafsiran terhadap ayat-ayat al-Qur'an dan Hadi Nabi saw. juga kemajuan ilmu pengetahuan dan
fatcat:h3i5x3wn7feodh33pjzphpdwqq