An Investigation Into The Drag Increase on Roughen Surface due to Marine Fouling Growth

A. K. Yusim, I. K. A. P. Utama
2017 IPTEK: The Journal for Technology and Science  
AbstractMarine biofouling attached to underwater ship hull has caused problems for many years to ship operators. It has been reported to increase the total drag thus can reduce the speed of ship and disturb the overall operation of marine vehicles. Changes laminar to turbulent flow becomes fast when passing through rough ships surface. The current study models the growth of marine fouling for one year periods basis on general cargo vessel. The methods have been used in this studied was model
more » ... studied was model scale 1 : 53. The use of smooth model is also included in order to analyses the difference between the two conditions. Two models of the hull roughness are regular and irregular roughness. The modeling of roughness using sand with a specific size and have been scaled. The results show that an increase in skin friction drag of about 41% per year for biofouling spread not evenly at wetted surface area (WSA). AbstrakBiofouling yang menempel pada lambung kapal merupakan permasalahan yang muncul ketika kapal mulai beroperasi. Penempelan ini akan menimbulkan kekasaran dan menambah tebal pada permukaan kapal yang tercelupdalam air laut. Perubahan aliran laminar ke turbulen menjadi cepat ketika melewati permukaan kapal yang kasar. Penelitian ini memodelkan pertumbuhan biofouling pada periode satu tahun untuk kapal general cargo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian model fisik dengan skala 1 : 53. Penggunaan smooth model juga harus disertakan untuk analisis perbedaan antara dua kondisi kekasaran lambung model. Dua kondisi kekasaran pada lambung model yaitu regular roughness dan irregular roughness. Pemodelan kekasaran akibat biofouling ini menggunakan pasir dengan ukuran tertentu dan sudah diskalakan. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa pertumbuhan biofouling selama kapal beroperasi dalam 1 tahun menimbulkan peningkatan hambatan gesek sebesar 41% untuk kapal dengan biofuling tidak merata pada luas permukaan basah. Kata Kuncitowing tank, biofouling, sand, drag.
doi:10.12962/j20882033.v28i3.3221 fatcat:5kog6czul5gmpdwrcwyipj6rtq