Individualism in a Stable Democracy as the Decisive Factor of the Progress of Behavioralism in the Development of American Political Science Post World War II
English

Bambang Wahyu Nugroho
2012 Jurnal Hubungan Internasional  
Abstrak Sejak berakhirnya Perang Dunia II, perkembangan ilmu politik Amerika menunjukkan persuasi perilaku yang dominan. Behavioralisme memiliki banyak faktor dan pertumbuhan cepat berdampak besar pada perkembangan studi politik. Bahkan tidak ada yang menampikkan bahwa ilmu politik Amerika adalah ilmu yang berpengaruh dalam kajian politik di seluruh dunia. Singkatnya, dibandingkan dengan dunia lain, perkembangan ilmu politik di Amerika lebih revolusioner.Banyak ilmuwan telah menulis tentang
more » ... menulis tentang faktor penyebab rapid spring behavioralisme dalam Ilmu Politik Amerika. Namun, pekerjaan ini dilakukan untuk meneliti faktor-faktor penting lainnya. Pertanyaannya tidak dimulai dari "mengapa Ilmu Politik Amerika berkembang pesat?" Tapi "Mengapa fakta menunjukkan lambatnya pertumbuhan Ilmu Politik di luar Amerika?" Saya berpikir bahwa jawabannya diletakkan pada individualisme sebagai filsofi dan / atau ideologi. Individualisme merupakan keyakinan utama individu terhadap kelompok sosial atau collective body, sehingga ini akan menunjukkan bahwa setiap otang adalah pusat atas teori politik dan penjelasan sosial. Individualisme mempengatuhi lmuwan politik untuk fokus pada unit analisis perilaku individu untuk menjelaskan fenomena kolektif. Bisa dilihat di belahan dunia lain ketika liberal-demokrasi stabil berdasarkan individualisme terjadi, ilmu-ilmu sosial dapat berkembang dengan baik. Mungkin ini adalah karakteristik lain yang unik dari ilmu politik. Pertumbuhan ilmu politik tergantung pada keadaan politiknya. Abstract Since the end of World War II, the development of American political science showed the behavioral persuasion as the dominant one. Behavioralism had many factors and its rapid growth had a great impact on the development of political studies. Even in the recent times, no one deny that the American political science is the most influential school on the study of politics all over the world. In short, comparing to the other part of the world, the development of political science in America is revolutionary rather than evolutionary. Many scientists have written about the factors causing the rapid spring of behavioralism in American Political Science. However, this work is done to examine other significant factors. The question does not begin from "why American Political Science growing rapidly?" but "Why facts show us there was a slow motion growth of political science out of America?" I think that the answer is laid on individualism as a philosophy and/or ideology. Individualism is a belief in the primacy of the individual over any social group or collective body, so it will suggest that the individual is central to any political theory or social explanation. Individualism influenced political scientists to focus the unit of analysis on the individual behavior to explain collective phenomenon. We can see then, in other parts of the world, when stable liberal-democracy based on individualism occur, the social sciences can develop well. Maybe this is another unique characteristic of political science. The growth of political science depends on its political circumstances.
doi:10.18196/hi.2012.0009.76-87 fatcat:iwep5smuz5boxepl7rj3u7zuxy