PENGGAMBARAN ALAM DALAM SASTRA JAWA KUNO DAN JAWA MODERN SEBAGAI PROMOSI WISATA

Ratun Untoro
2018 Kadera Bahasa  
Tourism promotion is performed in purpose. It can be natural event to stimulate interest for tourists who are passing,watching, listening, or reading and feeling not in purpose. It is associated to the natural portrayal in literary works. Thenature was portrayed by the poets or writers with personal feeling and they do not tend to refer to tourism purpose. Even,sometimes the poets hide the beautiful nature illustration from public. They just want to express their feeling and do notwant people
more » ... do notwant people to do agree for the beauty of nature they portrayed. Those problem is formulated in this research. Naturalcondition appeared in literary works and it never be addressed for tourism promotion. The date of this research is oldand modern Javanese literature to reveal how the poets portrayed nature through ages. This research was initiated fromassumption that poets or writers performed observation about nature and circumstance, then they were expressed in theirliterary works. This research proved that nature is still used by poets or writers to assist, complete, and give storysituation AbstrakPromosi wisata tidak selalu dalam bentuk kesengajaan. Ia bisa berupa keadaan alamiah yang tidaksengaja bisa menimbulkan daya tarik bagi wisatawan yang kebetulan melihat, mendengar, atau membacaserta merasakan. Demikian halnya dengan pengambaran alam yang terdapat dalam karya sastra. Iadilukiskan oleh penyair atau pengarang dengan perasaan personal yang tidak harus selalu ingin ditujukanuntuk tujuan wisata. Bahkan, kadangkala penyair ingin menyembunyikan keadaan alam yang dirasakanindah memesona itu dari masyarakat luas. Ia hanya ingin menuliskan perasaannya dan tidak perluorang lain mencari kebenaran keadaan alam yang dilukiskannya. Hal-hal seperti itulah yang diungkappada penelitian ini. Keadaan alam yang muncul dalam karya sastra dan tidak pernah ditujukan untuktujuan promosi wisata. Data penelitian ini ialah karya sastra Jawa Kuno dan Jawa Modern untukmengetahui bagaimana penyair atau pengarang melukiskan alam pada masing-masing zaman. Penelitianini berawal dari asumsi bahwa penyair atau pengarang melakukan observasi terhadap alam danlingkungannya kemudian muncul dalam karya-karyanya. Penelitian ini membuktikan bahwa alam seringdigunakan oleh penyair atau pengarang untuk mengiringi, melengkapi, dan menambah suasana cerita.
doi:10.47541/kaba.v9i2.10 fatcat:qbt25n7efvex3cjiii4fp3oxwi