Relasi Suami Isteri dalam Konflik Pendidikan Nusyuz Menurut Nash Al-Qur'an dan Hadis

Siti Mupida
2019 Keuangan Islam dan Peran Kesejahteraan  
Abstrak Konflik pernikahan kerap melahirkan pertengkaran, perdebatan, bahkan terjadi kekerasan fisik dan psikis, sehingga mengakibatkan terganggunya keharmonisan hubungan suami isteri dan memunculkan apa yang dikenal dengan istilah nusyuz (kedurhakaan). Nusyuz bisa disebabkan oleh berbagai alasan, mulai dari rasa ketidakpuasan salah satu pihak atas perlakuan pasangannya, hak-hak yang tidak terpenuhi, atau adanya tuntutan berlebihan dari satu pihak terhadap pihak yang lain. Tulisan ini berupaya
more » ... lisan ini berupaya menjelaskan tentang apa saja wacana yang menyebabkan seorang isteri nusyuz dan bagaimana hukumnya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh kesimpulan dengan metode deduktif. Hasil penelitian dan pembahasan bahwa suami harus bisa mendidik isteri sesuai dengan ajaran dan hukum Islam, serta berlandaskan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah atau menurut Nash Al Qur'an dan hadis. Mendidik seorang istri yang nusyuz dapat dilakukan dengan tiga metode, yaitu: pertama, nasihat. Kedua, pisah ranjang. Ketiga, pukulan (yang lembut). Ketiga metode tersebut merupakan metode dan cara yang terdapat di dalam hukum Islam berdasarkan Nash Al Qur'an dan Sunnah yang diharapkan dapat mengatasi atau mendidik istri yang nusyuz. Kata kunci: Relasi suami-isteri, nusyuz, nash Al-Qur'an, hadis. Abstract Marital conflicts often cause quarrels, tension, even physical and psychological violence, which damage marriage or husband-wife relationship, leading to the so-called nusyuz (rebellion). Nusyuz can be triggered by various factors, for examples, one party feels dissatisfied with what his/her spouse does, both parties do not fulfill their obligations, or one party has too high expectations from his/her spouse. This article aims to explain the factors that could make a wife nusyuz and how Islamic law sees it. To answer such questions, the author used a descriptive research. The data were collected by library study and analyzed qualitatively in order to draw conclusions using deductive reasoning. The result showed that a husband must be able to take care of his wife according to Islamic law and teachings, by referring to the Quran and Hadith (the Saying of the Prophet Muhammad). Taking care of a wife who is nusyuz can be done using three methods: first, advice. Second, separate beds. Third, beat (lightly). These three methods are as written in Islamic law according to the Quran and Hadith, aimed to take care of a wife who is nusyuz. PENDAHULUAN Dalam hubungan pernikahan, konflik rumah tangga pasti akan selalu ada. Perselisihan pendapat dalam sebuah pernikahan hampir dipastikan terjadi antara suami dan istri. Tidak jarang, muara dari perselisihan tersebut adalah sikap nusyuz yang dilakukan oleh sang istri. Dalam tulisan ini, akan dibahas apa sebenarnya arti dari
doi:10.20885/millah.vol18.iss2.art4 fatcat:p4476sdnczbpjotio7rtbv6y4q