Testing of physical properties and microbial contamination of capsule shell made from starch sago rumbia (Metroxylon sagu Rottb) and carrageenan

Hamlan Ihsan, I Dewa Gede Putra Prabawa, Dwi Harsono, Rinne Nintasari, Rina Apriani, Afandy Bayu Nurcahyo
2019 Jurnal Riset Industri Hasil Hutan  
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan fisik dan cemaran mikroba dari pati sagu hasil modifikasi menggunakan propilena oksida dengan metode hidroksipropilasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dimana variabel tetap adalah pati sagu termodfikasi propilena oksida. Sedangkan variabel tidak tetap menggunakan sodium tripolyphosphat (STPP) pada konsentrasi 0,3%;; 0,5%;; 0,6% (b/b) dan karagenan pada konsentrasi 3%;; 2% (b/b). Proses ini
more » ... ). Proses ini dilakukan dengan dua tahapan yaitu dengan penambahan plasticizer (gliserol) dan tanpa plasticizer dengan konsentrasi 2% (v/v). Sebagai pelarutnya digunakan aquadest dengan jumlah seluruhnya adalah 100% (b/v). Hasil pengujian sifat fisik pada proses uji FTIR menunjukkan adanya spektrum pada wilayah 3000 -2500 cm -1 yang merupakan spesifikasi dari propilen oksida. Sedangkan untuk uji kelarutan pati sagu terhadap air, larutan asam, dan serupa cairan dalam usus telah memenuhi standar sesuai Farmakope Indonesia ed.IV. Pengujian cemaran mikroba pada jenis bakteri yang bersifat patogen yaitu E. coli, Salmonella Sp, dan Staphylococcus aureus memberikan hasil uji negatif, sedangkan untuk nilai angka lempeng total (ALT) cangkang kapsul pati sagu menunjukkan nilai 1,5x10 2 cfu/g. Kata Kunci : FTIR, hidroksipropilasi, kelarutan, sagu, substitusi ABSTRACT The purpose of this study was to analyse the physical abilities and microbial contamination of modified sago starch using propylene oxide by the hydroxypropylation method. The research design used was a complete randomized design in which the fixed variable was modified propylene oxide sago starch. While the non-permanent variables used sodium tripolyphophate (STPP) at a concentration of 0.3%;; 0.5%;; 0.6% (b/b) and carrageenan at a concentration of 3%;; 2% (b/b). This process was carried out in two stages, adding plasticizers (glycerol) and without plasticizers with a concentration of 2% (v/v). Aquadest used as a solvent with the total amount 100% (b/v). The results of testing he physical properties of the FTIR test process indicate the presence of a spectrum in the region of 3000 - 2500 cm -1 which was a specification of propylene oxide. Whereas for the solubility test of sago starch for water, acid and alike intestinal fluid it met the standards according to Farmakope Indonesia 4 th ed. Testing of microbial contamination in pathogenic bacteria types, namely E. coli, Salmonella, and Staphylococcus aureus gave negative test results, whereas for the total plate value (ALT) of sago starch capsules shells showed a value of 1.5x10 2 cfu/g.
doi:10.24111/jrihh.v11i1.4802 fatcat:dur5e6ghj5fdhas5wn2i2pxtv4