Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Volume 01 Nomor 02 Tahun

Rino Hariyono, Pendidikan Jasmani, Dan Kesehatan, Ilmu Rekreasi, Keolahragaan, Sasminta Yuli, Hartati S1, Pendidikan Jasmani, Dan Kesehatan, Ilmu Rekreasi, Keolahragaan, Kata Kunci (+3 others)
2013 unpublished
Abstrak Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga tubuh masih memiliki cadangan tenaga untuk mengatasi beban kerja tambahan. Maka dari itu anak perlu banyak mendapat perhatian dari orang tua terutama mengenai tingkat kebugaran jasmani. Sehingga dalam proses tumbuh kembangnya bisa berjalan optimal. Mengingat pentingnya kebugaran jasmani bagi kehidupan , sepatutnya dapat kita kembangkan program
more » ... kembangkan program jasmani masa anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat kebugaran jasmani antara siswa putra kelas X SMA Negeri 1 Ngadirojo yang bersekolah di dataran rendah dengan siswa putra kelas X SMA Negeri 1 Tulakan yang bersekolah di dataran tinggi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra SMA Negeri 1 Ngadirojo kelas X dan siswa putra SMA Negeri 1 Tulakan kelas X. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini secara keseluruhan berjumlah 46 siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan dengan taraf signifikansi 0,05 antara tingkat kebugaran jasmani siswa putera kelas X yang bersekolah di dataran rendah dan yang bersekolah di dataran tinggi. Perbedaan ini terlihat pada hasil tes MFT siswa yang bersekolah di dataran rendah sekolah memiliki nilai rata-rata sebesar 36,043, nilai standar deviasi sebesar 4,9012, dan nilai varians sebesar 24,023. Sedangkan hasil tes MFT siswa bersekolah di dataran tinggi memiliki niai rata-rata sebesar 42,143, nilai standar deviasi sebesar 6,03, dan nilai varians sebesar 36,3616, dari hasil analisa Uji Independent sample t-test (uji beda rata-rata antar kelompok) didapatkan: nilai t hitung (3,76) > t tabel (2,021). Dengan kata lain bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas X yang bersekolah di dataran rendah dengan siswa putra kelas X yang bersekolah di dataran tinggi. 2) Dari hasil penghitungan uji beda, siswa yang bersekolah di daerah dataran tinggi lebih baik dari pada siswa yang bersekolah di daerah dataran rendah dengan nilai prosentase sebesar 8,54 %. 3) Dari data tersebut siswa yang bersekolah di SMA Negeri 1 Tulakan yang merupakan daerah dataran tinggi mempunyai kebugaran jasmani yang lebih besar jika dibandingkan dengan siswa yang bersekolah di SMA Negeri 1 Ngadirojo yang merupakan daerah dataran rendah. Abstract Physical fitness is one's ability to do daily activities without arousing any significant fatigue, so that the body still has reserve power to solve the extra activities. Therefore, children need a lot of attention from their parents, especially about their physical fitness level so their growth can run optimally. Since physical fitness is very important for life, we should be able to develop childhood physical fitness program. The purpose of this research is to know the comparison of male students' physical fitness level in the tenth grade of SMA Negeri 1 Ngadirojo who go to the school in the lowland area with male students in the tenth grade of X SMA Negeri 1 Tulakan who go to school in the highland area. Research method used is non-experimental research with descriptive qualitative approach. The population is male students in the tenth grade of SMA Negeri 1 Ngadirojo and SMA Negeri 1 Tulakan. The sampling in this research for all are 46 students. The result can be concluded that: 1) There are a significant differences, with level of significance 0,05 between male students' physical fitness level in the tenth grade who go to school in the lowland area and who go to school in the highland area. These differences can be seen on the result of MFT test for male students who go to school in the lowland area have average score as 36,043; standard deviation as 4,9012; and variant score as 24,023. While the result of MFT test for male students who go to school in the
fatcat:iecf77x3w5h4vghckcrjgzchme