Pengaruh Tingkat Kematangan Buah terhadap Setek Basal Daun Mahkota Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) Cv. Smooth Cayenne

Husna Fatima Eprilian, Mohamad Rahmad Suhartanto, Endah Retno Palupi
2019 Jurnal Hortikultura Indonesia  
Metode pembibitan nanas yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan jumlah bibit yangdapat dihasilkan adalah setek basal daun mahkota. Tingkat kematangan buah diduga berpengaruhterhadap tingkat keberhasilan setek basal daun. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasimengenai pengaruh tingkat kematangan buah pada saat pengambilan bahan setek untuk produksi bibitasal setek basal daun mahkota pada nanas cv. Smooth Cayenne. Percobaan menggunakan RKLT satufaktor, yaitu tingkat kematangan
more » ... ngkat kematangan dengan empat taraf perlakuan: tingkat kematangan 1 (K1) : semuamata berwarna hijau; kematangan 2 (K2) : mata buah yang berwarna kuning < 20%; kematangan 3(K3) : mata buah yang berwarna kuning 40-55%; kematangan 4 (K4): mata buah yang berwarnakuning >90%; tetapi yang berwarna jingga kemerahan <20%. Hasil penelitian menunjukkankandungan auksin dan sitokinin endogen tidak berbeda pada semua tingkat kematangan, namunNisbah C/N K3 dan K4 menunjukkan hasil lebih tinggi. Pada semua tingkat kematangan, terbentuknyatunas maksimum terjadi pada 4-6 MST. Tingkat kematangan buah terbaik untuk produksi bibit nanasdengan setek basal daun mahkota adalah K4 (mata buah yang berwarna kuning >90%, tetapi yangberwarna jingga kemerahan <20%). K4 memiliki kecenderunguan menghasilkan setek hidup,bertunas, dan berakar lebih tinggi. K4 menghasilkan bobot kering tunas tertinggi dan memenuhistandar bibit sertifikasi lebih cepat (52 MST).Kata kunci: buah tropis, mata tunas dorman, perbanyakan cepat, split crown
doi:10.29244/jhi.10.2.75-84 fatcat:kh22icgjdzdcxni6wfojxhrrdy