Proses Delignifikasi Kandungan Lignoselulosa Serbuk Bambu Betung dengan Variasi NaOH dan Tekanan

Indri Asiani Larasati, Universitas Brawijaya, Bambang Dwi Argo, La Choviya Hawa, Universitas Brawijaya, Universitas Brawijaya
2019 Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem  
ABSTRAK Bioetanol merupakan senyawa alkohol yang diperoleh melalui proses fermentasi dengan bantuan mikroorganisme. Proses pembuatan bioetanol ini melalui beberapa tahapan yaitu proses pretretment, proses hidrolisis, proses fermentasi, dan proses distilasi. Proses pretretment merupakan proses yang penting dalam pembuatan bioetanol dikarenakan proses ini menjadi tolak ukur dari proses selanjutnya. Bioetanol dapat dibuat dari bahan-bahan yang mengandung gula. Salah satunya adalah tanaman bambu.
more » ... ah tanaman bambu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi NaOH dan tekanan terhadap kandungan lignoselulosa serbuk bambu betung. Proses delignifikasi pada penelitian bambu betung ini menggunakan NaOH sebagai alkali dan pemanasan bertekanan menggunakan autoclave dengan tekanan absolute 3 bar, 3.5 bar, dan 4 bar. Adapun kandungan hemiselulosa, selulosa dan lignin kontrol (non-treatment) adalah 10,81%., 45,02% dan 28,35%. Setelah dilakukannya pretreatment diketahui bahwa terjadi penurunan kandungan hemiselulosa, selulosa dan lignin yaitu pada perlakuan tekanan absolute 3 bar dan konsentrasi NaOH 1,5M kandungan hemiselulosa terendah adalah 2,96%, kandungan lignin terendah adalah 3,71% dan kandungan selulosa terendah yaitu 18,38%. Untuk kandungan selulosa tertinggi adalah pada perlakuan tekanan absolute 4 bar dan konsentrasi NaOH 1,5M yaitu 30,52%. ABSTRACT Bioethanol is an alcohol compound obtained through a fermentation process using microorganisms. The process of bioethanol making includes some process there are pretreatment process, hydrolysis process, fermentation process, and distillation process. Pretreatment process is an important process in making bioethanol, it is because in this process will be the benchmark of the next process. Bioethanol was made from materials that consist of sugar. The aims of this research are to discover the effect of NaOH concentration and pressure variation on the delignification of lignocellulose content of betung bamboo powder. The pretreatment process in this research using NaOH as the alkaline and using autoclave for heating with 3 bar, 3.5 bar, and 4 bar of absolute pressure. The content of hemicellulose, cellulose and lignin control (non-treatment) was 10.81%, 45.02% and 28.35%. After the pretreatment it was found that there was a decrease of hemicellulose, cellulose and lignin content in the treatment at 3 bar of absolute pressure and the concentration of NaOH 1.5M. The lowest hemicellulose content was 2.96%, the lowest lignin content was 3.71% and the lowest cellulose content was 18.38 %. For the highest content of cellulose is at 4 bar of absolute pressure and 1,5M NaOH concentration that is 30,52%
doi:10.21776/ub.jkptb.2019.007.03.03 fatcat:r4aoxpy4wzghtlsuvl5cqrxb7m