A Studi Awal Potensi Energi Surya Wilayah Lampung

kiki kananda
2017 Journal of Science and Application Technology  
Konsumsi energi seperti tumbuh lebih cepat dibanding pertumbuhan populasi masyarakat. Sangat perlu pengembangan sumber energi lain, yaitu energi terbarukan. Energi terbarukan yang bersih, paling menjanjikan, dan potensi paling tinggi dibanding sumber energi lainnya untuk menyelesaikan masalah energi dunia adalah energi surya. Indonesia mayoritas kawasannya menerima potensi tinggi insolasi matahari global dalam rentang 4.6 kWh/m 2 dan 7.2 kWh/m 2 . Dewan Energi Nasional (DEN) telah
more » ... telah menskenariokan pada tahun 2025 di Indonesia penggunaan energi terbarukan dari 5.7% diharapkan meningkat hingga 25.9%. Data polygon GIS insolasi di Lampung tiap bulannya sepanjang tahun 2012 bernilai rata-rata 4.81 kWh/m 2 . Berdasarkan hal tersebut, perlu dilihat potensi yang ada di lingkungan Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Kemajuan teknologi dalam pemenuhan energi juga merupakan andil dalam mewujudkan ITERA sebagai smart campus. Oleh karena itu, perlu adanya studi awal untuk mendapatkan informasi potensi yang sebenarnya di ITERA. Perkiraan luaran energi surya diharapkan dapat menjadi rujukan untuk pembangunan pembangkit energi surya di ITERA. Berdasar pengukuran, potensi energi surya di lingkungan ITERA cukup tinggi. Nilai pengukuran yang didapat berkisar 3.77-5.05 kWh/m 2 dengan ratarata energi luaran panel 0.5 kWh/m 2 -0.63 kWh/m 2 . Nilai ini menunjukkan bahwa ITERA sangat berpotensi untuk dipasang pembangkit energi surya sebagai salah satu sumber energi operasional kedepannya. Kata kunci: Insolasi, energi surya, energi terbarukan, potensi
doi:10.35472/281417 fatcat:aejyvg7gwbbxhdg3gitxv5plhm