ORANG REJANG DAN HUKUM ADATNYA : TAFSIRAN ATAS KELPEAK UKUM ADAT NGEN CA'O KUTEI JANG KABUPATEN REJANG LEBONG

Silvia Devi
2016 Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya  
This study aims to explain about Rejang People in their customary law which according to Kelpeak Ukum Adat Ngen Ca'o Kutei Jang. As the majority ethnic who inhabits the area of Rejang Lebong, it is not denied if the positive law is so enacted remembering the diversity of migrants in Rejang Lebong today. However, the unique of Rejang people today is still holding tight to their customary law in their society life despite that the positive law is still applied. As for their guidelines on
more » ... delines on customary law contained in Kelpeak Ukum Adat Ngen Ca'o Kutei Jang. The traditional institution which has important role in implementing the guidelines of customary laws in solving various problems in society is Jenang kutai or village judge. The method of this research is qualitative method by collecting data such as literary study, interview the informant and field observation as well. The results of this study show that the role of Jenang Kutai or village judge in Rejang Lebong really have an active role in solving every problem in society. The issue is not only experienced by certain ethnic groups in society, but they all blend together to interact Rejang People as a form of family ligament. As for the implications of the application of customary law with the role of Jenang Kutai sightings of harmony in society, because every issue will be resolved in a peaceful way so it will not cause rancor among the people. Abstrak Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang Orang Rejang dalam hukum adatnya berdasarkan Kelpeak Ukum Adat Ngen Ca'o Kutei Jang. Sebagai sebuah suku bangsa yang mayoritas mendiami daerah Kabupaten Rejang Lebong tidak dipungkiri jika hukum positif sangat diberlakukan mengingat beragamnya penduduk pendatang di Kabupaten Rejang Lebong saaat ini. Namun begitu, ternyata uniknya Orang Rejang sampai saat ini justru semakin memegang erat hukum adatnya dalam kehidupan bermasyarakat meskipun hukum positif tetap diberlakukan. Adapun pedoman mereka atas hukum adat tersebut terdapat pada Kelpeak Ukum Adat Ngen Ca'o Kutei Jang Kabupaten Rejang Lebong. Lembaga adat yang sangat berperan dalam melaksanakan pedoman hukum adat ini dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat adalah jenang kutai atau hakim desa. Metode penelitian adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan wawancara dengan informan serta observasi di lapangan. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa peran jenang kutei atau hakim desa di Kabupaten Rejang Lebong sangat memiliki peran yang aktif dalam menyelesaikan setiap persoalan di tengah masyarakat. Persoalan tidak hanya yang dialami oleh suku-suku tertentu di tengah masyarakat, tetapi mereka semua yang berbaur berinteraksi bersama Orang Rejang sebagai sebuah bentuk ikatan keluarga. Adapun implikasi dari penerapan hukum adat dengan peran jenang kutei terlihatnya kerukunan di tengah masyarakat, karena setiap ada persoalan akan diselesaikan dengan cara damai sehingga tidak menimbulkan dendam diantara masyarakat. Kata kunci: Orang Rejang, hukum adat, Kelpeak Ukum Adat Ngen Ca'o Kutei Jang
doi:10.25077/jantro.v18.n1.p39-50.2016 fatcat:xojxyffjpbfatfp465hjc674xe