Perubahan Perilaku Aktivitas Seksual pada Penderita Stroke

Wawan Ridwan Mutaqin
2016 Jurnal Kesehatan  
Abstrack: Change of Sexual Behavior Activities in Stroke Patients. Sex is a human need, not only in normal individuals, but also in patients with stroke. Sexuality is one aspect of the complex on the individual human being. Strokes can cause changes in sexual behavior, either lowered libido, sexual potency and sexual satisfaction. This research is descriptive qualitative field that aims to identify changes in the behavior of sexual activity in patients with stroke. The research strategy is a
more » ... ch strategy is a case study stuck (embedded case study research). The data analysis was done through descriptive analysis. Sources of research data: (1) the informant or informants from the patient, his wife, and children, (2) records and documents regarding the patient's status. Data was collected by means of in-depth interviews (deep interview) and focus groups (focus group discussion). Based on the results showed the themes of sexual activity behavior is the marital relationship / marital relations, negative self-concept, sexual function limitation, the factors that encourage sexual activity, sexual function, desire to serve and to stop sexual intercourse. Changes in sexual activity behavior stroke patients affected by the condition of the patient, who is believed religion and culture. Abstrak: Perubahan Perilaku Aktivitas Seksual pada Penderita Stroke. Seks adalah salah satu kebutuhan manusia, tidak hanya pada orang normal tetapi juga pada penderita stroke. Seksualitas merupakan salah satu aspek kompleks pada individu manusia. Stroke dapat menyebabkan perubahan perilaku seksual, baik menurunkan libido, potensi seksual dan kepuasan seksual. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui perubahan perilaku aktivitas seksual pada penderita stroke. Strategi penelitian yang digunakan adalah studi kasus terpancang (embedded case study research). Analisis data dilakukan melalui analisis deskritif. Sumber data penelitian berupa: (1) informan atau narasumber dari pasien, istri, dan anak, (2) arsip dan dokumen mengenai status pasien. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara interview mendalam (deep interview) dan diskusi kelompok terfokus (focus group discussion). Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh tema-tema perilaku aktivitas seksual adalah hubungan suami istri/ bersetubuh, konsep diri negatif, keterbatasan fungsi seksual, faktor-faktor yang mendorong aktifitas seksual, fungsi seksual, hasrat untuk mengabdi dan berhenti melakukan hubungan seksual. Perubahan perilaku aktifitas seksual penderita stroke dipengaruhi oleh kondisi penderita, agama yang diyakini dan budaya.
doi:10.26630/jk.v7i1.129 fatcat:zt3ubvyp5regbgnphofdjmd2ay