Efektifitas Ceramah terhadap Pengetahuan Kader Kesehatan tentang Penyakit Talasemia di Kecamatan Pekuncen dan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas

Dwi Sarwani SR, Nunung Nurhayati, . Supriyanto
2014 Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health)  
One of the causes of the ineffective preventing of Thalassemia and getting more cases in Pekuncen and Sumbang sub district Banyumas was inadequate knowledge of the disease. Health volunteers had an important role to the distribution of information about thalassemia to the people. This research was aimed to observe the effectiveness of lecture method in improving knowledge of health volunteers on Thalassemia in Sumbang and Pekuncen sub district. Methods: The researcher applied quasi experiment
more » ... quasi experiment through pretest and posttest design in her research. The population covered the active health volunteers in Sumbang and Pekuncen Sub districts consisted of 64 people who met the criteria. For analyzing the data, the researcher used univariate and bivariate (Wilcoxon test). Results and conclusion: The research showed that there was a different knowledge before and after lecture activity, the average score of knowledge before getting the treatment was 10.82 and it improved into 12.18 after the lecture session. There was 60.7% volunteers that was improved their knowledge after obtaining lecture session on thalassemia. ABSTRAK Latar belakang: Pengetahuan yang belum memadai diduga menjadi salah satu penyebab upaya pencegahan penyakit talasemia belum bisa berjalan dan hal ini berdampak pada terus bertambahnya kasus talasemia di Kecamatan Pekuncen dan Sumbang Kabupaten Banyumas. Kader kesehatan menjadi salah satu ujung tombak untuk melakukan upaya penyebaran informasi pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang talasemia di Kecamatan Sumbang dan Pekuncen. Metode: Jenis penelitan merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi experimental) dengan rancangan pre-test and post-test design. Populasi yaitu kader kesehatan yang aktif di Kecamatan Sumbang dan Pekuncen. Jumlah sampel yaitu 64 yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Analisis secara univariat dan bivariat (uji Wilcoxon). Hasil dan kesimpulan: Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan ceramah, rata-rata skor pengetahuan sebelum diberi ceramah 10,82 meningkat menjadi 12,18. Ada sebanyak 60,7% kader yang meningkat pengetahuannya setelah diberi ceramah tentang talasemia.
doi:10.12928/kesmas.v8i1.1038 fatcat:mhyfezvctfgvtnkiavaojlybqq