POTENSI KOMBINASI BAKTERI DAN JAMUR SELULOLITIK PADA FERMENTASI BEKATUL TERHADAP KANDUNGAN SERAT KASAR DAN PROTEIN KASAR

Widya Paramita Lokapirnasari, Agus Setiawan, Soetji Prawesthirini
2015 Buletin Peternakan  
INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan serat kasar dan protein kasar pada bekatul padi yang difermentasi dengan bakteri selulolitik dan jamur selulolitik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola searah dengan sepuluh perlakuan dan masing-masing perlakuan dilakukan 3 kali ulangan. Ke sepuluh perlakuan tersebut adalah P0: 250 g bekatul + 3% tetes + Bakteri (B) 0% + Jamur (J) 0%; P1: 250 g bekatul + 3% tetes +B.10% + J.10%; P2: 250 g bekatul +
more » ... : 250 g bekatul + 3% tetes + B.20% + J.10%; P3: 250 g bekatul + 3% tetes + B.30% + J.10%; P4: 250 g bekatul + 3% tetes + B.10% + J.20%; P5: 250 g bekatul + 3% tetes + B.20% + J.20%; P6: 250 g bekatul + 3% tetes + B.30% + J.20%; P7: 250 g bekatul + 3% tetes + B.10% + J.30%; P8: 250 g bekatul + 3% tetes + B.20% + J.30%; P9: 250 g bekatul + 3% tetes + B.30% + J.30%. Setelah dilakukan fermentasi selama 7 hari, dilakukan analisis proksimat. Data yang diperoleh selanjutnya diuji dengan analisis variansi, dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri selulolitik dan jamur selulolitik dapat menurunkan kandungan serat kasar pada bekatul pada perlakuan
doi:10.21059/buletinpeternak.v39i3.7985 fatcat:qsgqybpfpbfg7nuvpmk76tsm6y