Development and Characterization of F2 Population for Molecular Mapping of Aluminum-Toxicity Tolerant QTL in Soybean

I Made Tasma, Ahmad Warsun, Asadi Asadi
2016 Jurnal AgroBiogen  
<p>Keracunan aluminium merupakan salah satu<br />kendala utama dalam budidaya kedelai pada lahan masam.<br />Pembentukan populasi F2 merupakan langkah awal yang<br />menentukan keberhasilan program pemuliaan tanaman. Tujuan<br />penelitian ini untuk membentuk dan mengkarakterisasi<br />populasi F2 hasil persilangan tetua toleran dan tetua peka<br />keracunan Al. Pembentukan populasi dilakukan menggunakan<br />bantuan marka SSR. Dengan marka SSR populasi dapat<br />dibentuk dengan cepat, akurat,
more » ... ngan cepat, akurat, dan efisien. Skrining genotipa<br />kedelai pada tanah masam kahat hara menghasilkan dua<br />genotipa toleran dan dua peka. Empat persilangan tunggal<br />dibuat untuk mendapatkan benih F1. Tanaman F1 dan F2 diidentifikasi<br />menggunakam marka SSR Satt_070. Dua populasi<br />(B3462 X B3293 dan B3462 X B3442) dipilih berdasarkan<br />superiotas fenotipa pada lahan masam dan karakteristik molekuler<br />pasangan tetua. Karakterisasi kedua populasi di lapang<br />menunjukkan transgresiveness luas untuk karakter reproduksi<br />seperti jumlah polong dan berat 100 biji. Ini mengindikasikan<br />bahwa karakter penting lain selain karakter ketahanan<br />terhadap keracunan Al potensial untuk dipetakan<br />dari populasi ini. Metoda pembentukan populasi ini akan sangat<br />bermanfaat bagi pemulia tanaman khususnya pemulia<br />kedelai untuk meningkatkan efisiensi program pemuliaan<br />ketahanan terhadap keracunan Al.</p>
doi:10.21082/jbio.v4n1.2008.p1-8 fatcat:qyjulejm6ngt3hzpnico7xa7my