RUMINAL FERMENTATION AND BLOOD GLUCOSE AT LOW AND HIGH LEVEL INTAKE OF GROWING AND MATURE KACANG GOAT

N. Luthfi, C. M. S. Lestari, A. Purnomoadi
2014 Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture  
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan konsentrasi Volatile Fatty Acids (VFA) rumen dan kadar glukosa darah antara kambing Kacang muda dan dewasa dengan level pakan berbeda. Delapan ekor umur muda (6-7 bulan) dengan bobot badan (BB) 12,75 ± 2,67 kg dan 8 ekor umur dewasa (8-12 bulan) dengan BB 34 ± 3,32 kg. Pakan yang diberikan berupa pakan komplit bentuk pellet dengan kandungan protein kasar (PK) 18,8% dan total digestible nutrients (TDN) 78,82%. Pakan diberikan dalam 2
more » ... diberikan dalam 2 level yaitu rendah (low feeding; mendekati 1 kali hidup pokok) dan tinggi (high feeding; mendekati 2 kali hidup pokok). Rancangan percobaan yang digunakan adalah pola tersarang (nested design). Data yang diukur adalah konsumsi pakan harian, kecernaan pakan dengan metode total koleksi, konsentrasi VFA rumen dan glukosa darah. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang nyata (P<0,05) pada konsumsi BK pakan, karbohidrat tercerna, serat kasar tercerna, dan bahan organik tercerna pada perlakuan umur, sedangkan level pakan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,001) terhadap konsumsi bahan kering (BK) pakan, karbohidrat tercerna, serat kasar tercerna, dan bahan organik tercerna, tetapi baik umur maupun level pakan tidak memberikan pengaruh terhadap kecernaan (P>0,05). Konsentrasi VFA dan kadar glukosa darah tidak berbeda (P>0,05) baik pada umur muda maupun dewasa. Namun demikian, konsentrasi VFA jam ke 3 dan jam ke 6 pada high feeding lebih tinggi dibandingkan low feeding, sedangkan glukosa darah high feeding lebih tinggi pada jam ke 3 dari pada low feeding. ABSTRACT This study was conducted to compare ruminal Volatile Fatty Acids (VFA) concentration and blood glucose in young and mature Kacang goats at different feeding levels. Eigth male young Kacang goats weights at 12.75±2.68 kg (6-7 months) and male mature goat weights at ± 17.34±3.32 kg (8-12 months) were used in this study. The pelleted complete feed was formulated to give 18,8% of Crude Protein (CP) and 78.82% of total digestible nutrients (TDN). The experiment design was nested design experimental 2x2 with 4 replications. The main factors (based on nested) were young and mature goats and the second factor was low feeding (near maintenance level) and high feeding (2X maintenance). Data measured were daily feed intake, feed digestibilities, ruminal VFA concentration and blood glucose. The data obtained were analyzed by using analysis of variance. The results showed that dry matter intake (DMI), digestible carbohydrates, digestible crude fiber, and digestible organic matter was affected by age (P<0.05), as well as level of feeding (P<0.001), but age and feeding level has no effect on digestibility (P>0.05). Ruminal VFA and blood glucose concentrations were found similar (P>0.05) 152 J.Indonesian Trop.Anim.Agric. 39(3):152-158, September 2014 neither in young and mature goats. However, VFA and concentration on the 3 and 6 h on high feeding as well as blood glucose on 3 h in high feeding were higher than those on low feeding.
doi:10.14710/jitaa.39.3.152-158 fatcat:tca6xlszuvgcnajd4dte32kb2m