Proteksi Kombinasi Minyak Wijen dan α-tocopherol Terhadap Glomerular Injury Melalui Penghambatan Stres Oksidatif Tikus Hiperkolesterolemia

Dewi Sukmawati
2013 Journal of Experimental Life Science  
Abstrak Minyak wijen (MW) kaya akan polyunsaturated fatty acid (PUFA) terutama linoleat yang diketahui dapat menurunkan kadar lipid dalam darah. Namun, salah satu kelemahan PUFA sebagai hipolipidemik adalah cenderung mudah untuk teroksidasi karena struktur ikatan rangkapnya. Vitamin E (α-tocopherol) diketahui dapat melindungi struktur PUFA terhadap oksidasi serta dapat menghambat stres oksidatif. Peningkatan stres oksidatif pada hiperkolesterolemia diduga kuat berperan penting dalam patogenesa
more » ... g dalam patogenesa glomerular injury. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa penambahan α-tocopherol pada minyak wijen mempunyai efek sinergis dalam mencegah glomerular injury melalui penurunan stres oksidatif. Penelitian ini menggunakan Rattus novergicus strain Wistar jantan (200 g) yang dibagi menjadi tujuh kelompok masing -masing 4 ekor, kelompok hiperkolesterol (HK), kelompok ke-2, ke-3 dan ke-4 adalah kelompok HK + MW (dosis masing-masing 0,3; 0,6, dan 1,2 ml), sedangkan kelompok ke-5, ke-6 dan ke-7 adalah kelompok HK + MW (dosis masing -masing 0.3, 0.6 dan 1.2 ml) + α-tochopherol 20 mg). Pengukuruan kadar kolesterol total, Low Density Lipoprotein (LDL), ureum dan kreatinin darah dilakukan pada minggu ke-10. Aktivitas stres oksidatif jaringan ginjal diukur dari kadar malondialdehide (MDA) menggunakan uji thiobarbituric acid (TBA) dan kadar superoxyde dismutase (SOD) jaringan dengan uji Nitroblue tetrazolium (NBT). Pemeriksaan histologis dilakukan untuk melihat deposit matriks dan jumlah sel mesangial pada glomerulus dengan pengecatan Periodic Acids Schiff (PAS). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan bermakna penurunan kadar MDA antara kelompok MW dengan MW + αtocopherol pada dosis 0.3 (p = 0.000) dan 0.6ml (p = 0.001) yang menunjukkan interaksi sinergistik MW + α-tocopherol serta kecenderungan penurunan kadar SOD. Terdapat dugaan interaksi secara potensiasi dengan penambahan αtocopherol pada minyak wijen terhadap penurunan kadar kolesterol total dan LDL. Gambar histologis glomerular injury menunjukkan bahwa kombinasi MW + α-tocopherol dapat menghambat peningkatan jumlah sel (p = 0.000) dan matriks mesangial (p = 0.614). Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan α-tochopherol pada minyak wijen mempunyai efek yang lebih baik dibanding minyak wijen sendiri dalam menghambat glomerular injury melalui penghambatan stres oksidatif di jaringan ginjal secara sinergis. Kata kunci: α-tocopherol, glomerular injury, minyak wijen, stres oksidatif. Abstract  Sesame oil is rich of polyunsaturated fatty acid (PUFA) especially linoleic acid which is known to reduce lipid content in blood. However, one susceptibility of PUFA as hypolipidemic is it tends to be oxidized because of its double bond structure. Vitamin E (α-tocopherol) was known to protect the structure of PUFA towards oxidation and inhibit oxidative stress. The increase of oxidative stress on hypercholesterolemia is strongly expected to have important role in pathogenesis of glomerular injury. This study aimed to assess the addition of α-tocopherol on sesame oil that has the effect of sinergy in inhibiting glomerular injury through the decrease of oxidative stress. We used male Rattus novergicus strain Wistar (BW 200 g) in seven groups, 4 rats for each group. The groupss are: hypercholesterol (HC), group 2, 3 and 4 is HC + sesame oil (Each dose 0.3; 0.6, and 1.2 ml, respectively), while group 5, 6 and 7 is HC + sesame oil (Each dose 0.3; 0.6, and 1.2 ml, respectively) + α-tochopherol 20 mg. Total cholesterol, Low Density Lipoprotein (LDL), ureum and creatinine of blood were measured on the 10 th week. Oxidative stress activity on the tissues of kidney measured by its malondialdehide (MDA) content with the test of thiobarbituric acid (TBA) and superoxyde dismutase (SOD) of the tissues with Nitroblue tetrazolium (NBT). Histological analysis was conducted to assess the matrix of deposit and the number of mesangial cell in glomerulus by the staining of Periodic Acids Schiff (PAS). The results showed significant diffeerences of the decreased MDA content between the group of sesame oil with the group of Sesame oil + α-tocopherol on the dose of 0.3 ml (p = 0.000) and 0.6ml (p = 0.001). It implied that the synergic interaction of sesame oil + α-tocopherol and the tendency of SOD decrease. We assumed the potential interaction is the addition of α-tocopherol on sesame oil decrease the cholesterol and LDL. Histology image of glomerular injury showed the combination of sesame oil + α-tocopherol inhibit the increasing of cell number and (p = 0.000) and mesangial matrix (p = 0.614). It indicates the addition of α-tochopherol on sesame oil has better effect than only sesame oil in inhibiting the glomerular injury by inhibit the oxidative stress in kidney tissues sinergically.
doi:10.21776/ub.jels.2013.003.02.04 fatcat:dah7j7gmwfh27jvmmdrbrd5l5q