PERLINDUNGAN HUKUM ATAS TANAH ADAT DALAM KAITAN DENGAN PEMBERIAN IZIN USAHA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SERAWAI KABUPATEN SINTANG

Victor Emanuel
2020 PERAHU (PENERANGAN HUKUM) : JURNAL ILMU HUKUM  
Abstrac The customary land of Indigenous people of Uud Danum, especially in Serawai Sub-district of Sintang Regency is known as kelohkak and is recognized as adat property and regulated in Uud Danum customary law. The existence of Kelohkak is recognized by the government of Sintang Regency so that the government of Sintang District provides a form of legal protection to the existence of customary land rights of the community based on the prevailing regulations. It is simply not clear what form
more » ... ot clear what form of legal protection is meant. Abstrak Tanah Adat pada masyarakat adat Uud Danum khususnya di Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang.dikenal dengan sebutan kelohkak dan diakui milik adat dan diatur dalam aturan hukum adat Uud Danum. Keberadaan Kelohkak diakui oleh pemerintah Kabupaten Sintang sehingga pemerintah Kabupaten Sintang memberikan wujud perlindungan hukum terhadap keberadaan hak atas tanah adat milik masyarakat berpedoman kepada ketentuan yang berlaku. Hanya tidak dijelakan apa wujud perlindungan hukum yang dimaksud. Kata kunci : Perlindungan Hukum, Tanah Adat Pendahuluan Kelohkak sebagai tanah adat merupakan milik dari masyarakat hukum adat yang telah dikuasai sejak dulu berdasarkan ketentuan hukum adat masyarakat di Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang. Dalam hukum adat yang berlaku dan diakui terhadap tanah adat atau kelohkak ini terdapat kaedah-kaedah hukum. Keseluruhan kaedah hukum adat tersebut berhubungan erat dengan pemanfaatan tanah adat oleh masyarakat, dan sekaligus untuk menghindarkan terjadinya perselisihan. Dari ketentuan-ketentuan hukum tanah adat ini akan timbul hak dan kewajiban
doi:10.51826/.v5i2.117 fatcat:lqf32bv7mrc75n555s5gsuzysm