KARAKTERISTIK PERIKANAN PUKAT CINCIN PELAGIS BESAR DI PERAIRAN SAMUDRA HINDIA (WPPNRI 572 DAN 573)

Irwan Jatmiko, Suciadi Catur Nugroho, Zulkarnaen Fahmi
2020 Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia  
Pukat cincin merupakan salah satu jenis alat penangkapan ikan yang digunakan oleh nelayan di Indonesia untuk menangkap ikan pelagis termasuk tuna dan cakalang. Cakalang dan madidihang/tuna sirip kuning merupakan komoditas perikanan penting di Indonesia untuk kebutuhan pasar domistik dan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik alat tangkap pukat cincin pelagis besar terutama yang menangkap cakalang dan madidihang di perairan WPPNRI 572 dan 573 (Samudra Hindia).
more » ... Hindia). Pengumpulan data dilakukan selama tiga tahun dari 2016-2018 di 18 pelabuhan perikanan yang armadanya melakukan aktivitas penangkapan di perairan WPPNRI 572 dan 573. Indikasi proporsi ikan yang sudah dan belum matang gonad dihitung dengan membandingkan ukuran ikan dengan ukuran pertama kali matang gonad (Lm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap pukat cincin sangat dominan dalam mengeksploitasi sumber daya cakalang dan madidihang dengan proporsi mencapai 95% di WPPNRI 572 dan 66% di WPPNRI 573. Kebanyakan ikan yang tertangkap didominasi oleh ikan yang belum matang gonad dengan proporsi sebesar 67% untuk cakalang dan 94% untuk madidihang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pukat cincin tidak termasuk alat yang selektif untuk menangkap ikan madidihang. Selanjutnya untuk target ikan cakalang, ukuran mata jaring harus diperbesar untuk mencegah tertangkapnya ikan yang belum matang gonad.Purse seine is one of dominant fishing gear used to catch pelagic species include skipjack and yellowfin tuna, two commercial species in Indonesia's marine waters. This research aimed to analyze characteristic of purse seine fishery focusing on skipjack and yellowfin tuna within FMA 572 and 573. All the catch-effort data was collected from 18 fishing ports during the period of 2016-2018. All the vessels (purse seiners) were known to be actively fished within FMA 572 and 573. Proportion of mature and immature fish were calculated by comparing the fish length with its length at first maturity (Lm). The results showed that purse seine was a significantly gear to catch skipjack tuna and yellowfin tuna with proportion of 95% in FMA 572, and 66% in FMA 573, respectively. Most of the catch were dominated by immature fish with proportion of 67% for skipjack tuna and 94% for yellowfin tuna. The study concluded that purse seine is not recommended to exploit yellowfin tuna. Futhermore for targeting skipjack tuna, mesh-size of the net need to be in creased, allowing immature fish to escape from the gear that maintain sustainability.
doi:10.15578/jppi.26.1.2020.37-46 fatcat:vvurqtrnbbecjctre66gz6a7wy