Perbedaan Profil Darah pada Mahasiswa Perokok dengan Bukan Perokok Di Jurusan Analis Kesehatan Pontianak

Lusia Rosauli Stefani, Sri Tumpuk, Wahdaniah Wahdaniah
2019 Jurnal Laboratorium Khatulistiwa  
Abstract: Cigarettes are one tobacco product intended to be burned and smoked, the smoke containing nicotine, tar and carbon monoxide. Carbon monoxide has a strong tendency to bind to hemoglobin in red blood cells and increase the viscosity of blood making it easier for blood clots. Cigarettes cause the imbalance of antioxidants in the body characterized by the stimulation of the hematopoietic system, especially the bone marrow in producing and excluding leukocytes in the circulation including
more » ... culation including the activated neutrophils. The purpose of this research was to determine the difference of blood profles in non smoker students in Pontianak Health Analyst Department. The research was Cross-sectional and sampling technique used was total sampling. The sample in this study were D-IV Health Analysts level 1 to 4 students who were 25 smokers and 25 non-smokers. The blood profles were examined by using the analytical analyzer. The results showed the difference of hemoglobin, hematocrit and red blood cell count with sig <0.05 whereas the white blood cell count and neutrophil type did not show any difference with the sig value> 0.05 on 25 respondents smokers and 25 respondents are not smokers.Abstrak: Rokok adalah salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar dan dihisap, asapnya mengandung nikotin, tar dan karbon monoksida. Karbon monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel darah merah dan meningkatkan viskositas darah sehingga mempermudah penggumpalan darah. Rokok menyebabkan ketidakseimbangan antioksidan dalam tubuh ditandai oleh stimulasi dari sistem hematopoietik, khususnya sumsum tulang dalam menghasilkan dan mengeluarkan leukosit pada sirkulasi termasuk neutrofl yang teraktivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan profl darah pada mahasiswa perokok dengan bukan perokok di Jurusan Analis Kesehatan Pontianak. Penelitian ini adalah penelitian Cross-sectional dan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa D-IV Analis Kesehatan tingkat 1 sampai 4 yang berjumlah 25 orang perokok dan 25 orang bukan perokok. Profl darah responden diperiksa secara otomatis menggunakan alat hematology analyzer. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan kadar hemoglobin, hematokrit dan hitung jumah sel darah merah dengan nilai p< 0.05 sedangkan hasil hitung jumlah sel darah putih dan jenis neutrofl tidak menunjukan adanya perbedaan dengan nilai p>0.05 pada 25 responden perokok dan 25 responden bukan perokok.
doi:10.30602/jlk.v2i1.321 fatcat:akgwgwyvtrdzbi4mqmhjoiegya