DAMPAK PROGRAM PEMBERDAYAAN MODEL DESA KONSERVASI TERHADAP KEMANDIRIAN MASYARAKAT: KASUS DI TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN LAMPUNG
IMPACT OF EMPOWERMENT PROGRAM ON CONSERVATION VILLAGE MODEL TOWARD COMMUNITY SUSTAINABILITY: CASE AT BUKIT BARISAN SELATAN NATIONAL PARK, LAMPUNG

Ristianasari Ristianasari, Pudji Muljono, Darwis S. Gani
2013 Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan  
Deforestasi dan degradasi akibat perambahan kawasan merupakan permasalahan terbesar dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Sementara itu, berbagai aspek terkait kepentingan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya serta pengaruhnya terhadap perilaku konservasi mereka tidak dapat dipisahkan dalam pengelolaannya. Pemberdayaan bukan sekedar untuk menghentikan kerusakan kawasan, tetapi harus memperhatikan upaya pelestarian kawasan dalam aspek ekologi, ekonomi, dan
more » ... i, ekonomi, dan sosial budaya. Pemberdayaan juga diarahkan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat yang mengarah pada kemauan dalam mengembangkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan untuk kesejahteraan. Model Desa Konservasi (MDK) merupakan program pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi dan konservasi yang dilaksanakan TNBBS. Memahami proses dan dampaknya terhadap masyarakat merupakan langkah dasar dan strategis dalam upaya konservasi TNBBS. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kegiatan pemberdayaan masyarakat MDK di TNBBS; dan (2) menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efektifitas pemberdayaan masyarakat MDK di TNBBS. Desain penelitian menggunakan metode survey. Penelitian dilakukan di Pekon Sukaraja dan Pekon Kubu Perahu sebagai daerah penyangga dan enclave kawasan TNBBS. Analisis Menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sosio-demografi, interaksi serta akses terhadap sumber daya dan pendekatan pemberdayaan mempunyai korelasi sangat signifikan dengan kemandirian masyarakat. Upaya meningkatkan pemahaman terhadap karakteristik masyarakat dan menerapkan pendekatan pemberdayaan yang sesuai dengan kondisi masyarakat merupakan hal penting dan relevan dalam mewujudkan kemandirian sebagai dampak pemberdayaan MDK di TNBBS. Kata kunci: Model Desa Konservasi, pemberdayaan masyarakat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan 1 2 3 1 2 3 fondristahf@yahoo.com D ABSTRACT Deforestation and degradationcaused by encroachment area are the greatest threats to conservation of Bukit Barisan Selatan National Park (BBSNP). Meanwhile, many aspects related with social phenomena such as what drives people to fullfil their need can'tbe separated from its management.Empowering communities is not just to stop the damage but directed as an effort to increase community selfreliance. This term refers to sense of willingness to be able to develop their knowledge, awareness and skills for welfare and conservation in the field of ecological, economic, and social-cultural.Conservation Vilage Model is a form of community empowerment-based economy and conservation conducted at BBSNP. Understanding its process and impact are the most important step related to conservationin BBSNP. This study has two main objectives that include the following: (1) to analyze the impact of community empowerment through MDK; (2) to analyze the factors correlated with effectiveness of community empowerment. This study was conducted at Sukaraja and Kubu Perahu, Lampung, as a buffer zone and enclave of BBSNP from February to November 2012. The study was design using survey method. The analysis used in this study were: (1) descriptive statistic by using distribution frequency and Mann Whitney non parametric test; (2) inferencial statistic by using Rank Spearman correlation. The result could be summarized as follows: community sustainabilitywas categoryzed in good level; sosio-demographic characteristic,interaction and access to BBSNP and empowerment approach have very significant and positive correlation with community self-reliance. Thisimpactcan be increased by improving the understanding of community characteristics, their interaction and acess to BBSNP and appliying the most appropriate approach.
doi:10.20886/jpsek.2013.10.3.173-185 fatcat:2oi2zuykdbddpfrba6jl6ea5b4