MODEL PENELITIAN HUBUNGAN POLA PERMUKIMAN DAN KONFLIK ANTAR ETNIK

Emilya Kalsum
2015 Langkau Betang: Jurnal Arsitektur  
Bangsa Indonesia seringkali mengalami konflik antar etnik, yang dapat terjadi karena kemajemukan suku dan kebudayaan yang dimiliki. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa akar permasalahan konflik adalah perbedaan sistem nilai-nilai budaya dan kemudian konflik dapat menyebabkan segregasi yang berimbas pada pola permukiman. Padahal bukan tidak mungkin konflik tersebut terjadi karena suatu pola permukiman yang menegaskan perbedaan nilai-nilai di antara pemukimnya sehingga proses integrasi tidak
more » ... ses integrasi tidak dapat terjadi. Kajian ini menyusun model yang dapat digunakan untuk menelaah pengaruh pola permukiman terhadap konflik sehingga mampu dilakukan penelitian yang komprehensif. Kajian dimulai dengan mengupas pengertian pola permukiman dengan tiga unsur (wadah, isi, jaringan) dan melihat konsep hubungan sosial. Wujud proses interaksi sosial dapat membuahkan dua alternatif yang bersifat positif atau negatif. Hal bersifat negatif akan memunculkan suasana hubungan sosial yang tidak harmonis dan kemudian memunculkan konflik. Hubungan sosial antar etnik juga selalu diwarnai prasangka yang dilandasi sikap stereotip dan etnosentris juga karena adanya perbedaan kepentingan. Unsur-unsur dalam pola permukiman dikaitkan dengan hubungan sosial di antara penghuninya. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan perilaku melalui konsep seting perilaku (behavior setting). Hasil kajian adalah sebuah model penelitian yang mengkaitkan antara pola permukiman sebagai wadah (space) kegiatan dan kondisi sosial yang tidak terlepas dari sikap stereotip dan etnosentris serta perbedaan kepentingan Indonesia, with its multi-cultural and ethnic diversity, has suffered many ethnic conflicts. Research has shown that the conflicts roots from the different system of cultural values. The conflicts can lead to segregation which impact on settlement patterns. However, it is possible that conflict occurs due to settlement pattern that asserts the difference in values between the settlers so that the integration process cannot occur. This study is to create a research model that can be used to investigate the effect of the settlement pattern to the conflict. It began with the definition of settlement pattern which includes three elements (place, content, network) and seek the concept of social relationship. Social interaction process can produce two alternatives that are positive or negative. Negative alternative will bring inharmonic atmosphere which let to conflict. Inter-ethnic social relations also always accompanied by prejudices based on stereotype and ethnocentric attitudes; also due to different interests. Elements in settlement pattern was studied with its connection with social relations among its inhabitants. The approach taken was behavioral approach by the concept of behavior setting. The study resulted in a research model which combine settlement pattern as space for activity with social condition which is closely related to stereotype and ethnocentric attitudes as well as different interests
doi:10.26418/lantang.v2i1.13842 fatcat:t5qbxitozjab3e5n3d7gocfwpi