Pragmatik sebagai Penangkal Hoaks dan Peran Ilmuwan Bahasa di Era Digital (Pragmatics as Hoax Charm and the Role of Linguists in the Digital Era)

Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana
2020 Jalabahasa  
Makalah ini menguraikan secara ringkas kedudukan sentral pragmatik di dalam menangkal berita bohong yang bertebaran seiring maraknya transaksi elektronik di era digital sekarang ini. Dengan mengambil contoh kasus forensik yang melibatkan berbagai tokoh penting dan orang biasa, dapat diketahui bahwa pengetahuan pragmatik yang memanfaatkan konteks ekstralingual dalam artian yang luas ternyata mampu digunakan sebagai alat yang efektif dalam mengidentifikasi dan menentukan kebenaran luar bahasa
more » ... ran luar bahasa sebuah berita. Dari data-data yang terkumpul, ternyata tidak hanya masalah kebenaran luar bahasa yang disangkutkan, tetapi juga masalah-masalah internal bahasa. Sehubungan dengan hal itu, pengetahuan tentang aspek-aspek internal bahasa yang dipelajari cabang ilmu-ilmu bahasa lain juga sangat bermanfaat di dalam menerangkan aspek-aspek internal bahasa. Di samping itu, masalah-masalah internal ini juga sering menjadi permasalahan utama dalam kasus-kasus forensik, baik di media elektronik maupun saluran komunikasi lain. Kenyataan ini semakin mengokohkan sentralnya peran ahli bahasa di masa depan. This article will briefly describe the central role of pragmatics in avoiding hoaxes which are recently scattered in line with the glow of electronic transactions in the digital era. By taking examples from several forensic cases which involve public figures and ordinary citizens, it can be concluded that the knowledge of pragmatics which exploits extralinguistic contexts in its broadest sense can be used as an effective tool in identifying and determining the extralinguistic truths of a news. The data collection shows that the utterances sometimes contain internal linguistic aspects. Accordingly, the knowledge about internal aspects of a language which constitute objects studied by other linguistic branches, are also fruitful for explaining these internal aspects. Besides, the internal aspects are also possible to be the main problems of in forensic cases which are either delivered through electronic medium or other communication channels. All these matters strongly confirm the central role of linguists in the nearly future.
doi:10.36567/jalabahasa.v16i2.653 fatcat:qigwcr32yze6dmzqj2olhelswy