EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN SENI TARI SMA NEGERI DI SLEMAN YOGYAKARTA

Lusi Susilowati, Sutiyono Sutiyono
2018 Imaji  
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 pada mata pelajaran seni tari di sekolah menengah atas Negeri di Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah evaluasi formatif yang dikembangkan oleh Scriven. Subjek dalam penelitian ini adalah dua guru dan 59 murid dari dua SMA Negeri di Sleman, Yogyakarta yang ditentukan dengan teknik sampling purposive. Instrumen
more » ... rposive. Instrumen yang digunakan adalah angket, panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mengetahui dan mengukur perencanaan pembelajaran dan cara mengajar guru. Observasi dilakukan untuk pengecekan kesesuaian antara RPP dan silabus dengan kegiatan pembelajaran. Wawancara dan dokumentasi digunakan untuk memperdalam informasi. Validasi instrumen yang digunakan adalah validasi expert judgment, dan teknik triangulasi data digunakan untuk menganalisis data yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pemahaman guru terhadap Kurikulum 2013 dalam kategori sangat cukup, ini dibktikan dari jawaban interviuw yang memuaskan; 2) perencanaan pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas sudah sangat sesuai dan hal ini dapat terlihat dari rata-rata penilaian angket yang diberikan, yaitu 80,3; 3) dan pelaksanaan pembelajaran sangat sesuai dan hal ini dapat dilihat dari rata-rata penilaian angket siswa terhadap berlangsungnya proses pembelajaran yaitu 80,59.Kata kunci: evalusi pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013, seni tari THE EVALUATION OF CURRICULUM 2013 IMPLEMENTATION ON ART DANCE SUBJECT IN STATE SENIOR HIGH SCHOOLSIN SLEMAN YOGYAKARTAAbstract The objective of this research is to describe the evaluation of the implementation of Curriculum 2013 on the art dance subject in state senior high schools in Sleman, Yogyakarta. This research was evaluation research with qualitative descriptive approach. The evaluation model was a formative evaluation which was developed by Scriven. The subjects of this research were two teachers and 59 students of two states senior high schools in Sleman, Yogyakarta which were selected by using the random sampling technique. The instruments were a questionnaire, observation guide, interview guide, and documentation. The questionnaire was used to know and to measure the lesson plan and the procedure of the teaching and learning process. The observation guide was used to check the compatibility among lesson plans and syllabus with the teaching and learning process. The interview guide and documentation were used to deepen the information. The instrument validities used were expert judgment and triangulation. The triangulation was used to analyze the data, consisting of data reduction, presentation, and conclusion. The result of this research shows that 1) the teachers' comprehension of Curriculum 2013 is defficient enough 2) the planning of the teaching and learning process is very suitable, which could be seen from the average result of the questionnaire which is 80,3; 3) the implementation of the teaching and learning process is very suitable. Which could be seen from the average of students' questionnaire result of the teaching and learning process, which is 80,59.Keywords: development, method, sight reading, rhythmic
doi:10.21831/imaji.v15i1.14034 fatcat:jg34futri5ewbldjf5f5qxdmgi