Studi Kualitas Puding Melalui Pendekatan Six Sigma Studi Kasus Di Pt. Keong Nusantara Abadi

Rony Trizudha, Sri Rahayuningsih, Ana Komari
2019 JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri  
As technology advances at this time, players in business are aware of the importance of product quality in the increasingly fierce competition in the industrial world due to the emergence of many similar companies. Therefore, companies must be able to compete to meet customer desires and try to retain customers. To maintain customers and their marketing areas, companies must have high competitiveness in order to survive by prioritizing quality improvement, increasing efficiency and increasing
more » ... cy and increasing productivity to improve quality because by increasing quality, products can be accepted among consumers so that company goals can be fulfilled. Therefore, the company must carry out effective quality control which will result in high productivity, lower overall cost of making goods and the factors that cause production failure to be minimized. To improve quality, use the six sigma method, DMAIC and seven tools so that it can be known the cause of the damage and what actions are taken so that there needs to be a controversy to stabilize the processes of the production process so that we can know what percentage of damage and what factors cause damage, therefore there must be measurements and recommendations for improvement and control to reduce the causes From the analysis, it was found that the dent cup was 20.36%, the lid was 21.36% less dense, the lid was damaged in the finished product 18.72%, the cup was 19.28% less thick, the packaging was flexible 20.55%Seiring kemajuan teknologi pada saat ini pelaku di bisnis menyadari akan pentingnya kualitas produk dalam persaingan dunia industri yang semakin ketat karena banyak bermunculan perusahaan-perusahaan sejenis. Oleh sebab itu perusahaan harus dapat bersaing untuk memenuhi keinginan pelanggan dan berusaha dapat mempertahankan pelanggan. Untuk mempertahankan pelangan dan wilayah pemasaranya perusahaan-perusahaan harus mempunyai daya saing yang tinggi untuk dapat bertahan dengan mengutamakan peningkatan mutu, peningkatan efisiensi dan peningkatan produktivitas untuk meningkatkan kualitas karena dengan peningkatan kualitas, produk dapat diterima di kalangan konsumen sehingga tujuan perusahaan dapat terpenuhi. Maka dari itu perusahaan harus melakukan pengendalian kualitas yang efektif akan menghasilkan produktivitas yang tinggi, biaya pembuatan barang keseluruhan yang lebih rendah serta faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan produksi akan dapat ditekan sekecil mungkin. Untuk meningkatkan kualitas mengunakan metode six sigma, DMAIC dan seven tools agar dapat diketahui penyebab kerusakan dan tindakan apa saja yang dilakukan sehingga perlu ada kontror untuk menstabilkan peoses proses produksi sehinga dapat di ketahui berapa persen kerusakan dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kerusakan maka dari itu harus ada pengukuran dan rekomendasi perbaikan serta melakukan kontrol untuk mengurangi penyebab kerusakan. Dari hasil analisis di ketahui cup penyok 20,36%, lid kurang rapat 21,36%, lid rusak pada produk jadi 18,72%,cup kurang tebal 19,28 %kemasan lentur 20,55%
doi:10.30737/jurmatis.v1i1.1009 fatcat:2bbqos6j7zbbnjkixnxz55ublq