Higiene Sanitasi Kapal Dalam Negeri dan Luar Negeri

Hanifatul Mukaromah, Syifaul Lailiyah
2019 Jurnal kesehatan lingkungan : jurnal dan aplikasi teknik kesehatan lingkungan  
Hygiene and Sanitation of Ships Domestically and Abroad. Sea transportation is still an alternative choice in addition to land and air transport because it has several advantages such as greater haulage and lower cost. Along with technological developments, the ship becomes a transport for travel within and outside the country. Probolinggo Sea Port is one of the domestic and international crossing services for passengers and loading and unloading of goods. Supervision of domestic and overseas
more » ... stic and overseas ship arrivals is aimed at preventing all risk factors of PHEIC (Public Health Emergency of International Concern), especially ships coming from infected areas. This study aims to describe the hygiene of sanitary ships in the country and abroad at the Port of Probolinggo using an observational method with descriptive approach. Sampling in this study using accidental sampling method with the ratio of overseas and domestic ships is 1: 5. The result showed that there were 46,67% aspect which have not fulfill sanitation hygiene requirement on domestic ship that is 80% medical facility, 60% waste, 20% kitchen, 10% food raft room, 10% machine room, 10% food and 10% garbage. While sanitation hygiene on overseas ships inspected 100% has met the requirements on all aspects. In conclusion, domestic and overseas ships are at low risk of transmitting diseases and have differences in meeting the requirements on all aspects examined especially aspects of medical facilities. Abstrak: Higiene Sanitasi Kapal Dalam Negeri dan Luar Negeri. Alat transportasi laut masih menjadi pilihan alternatif selain transportasi darat dan udara karena memiliki beberapa kelebihan antara lain daya angkut yang lebih besar dan biaya yang lebih rendah. Seiring dengan perkembangan teknologi, kapal menjadi transportasi untuk perjalanan di dalam dan luar negeri. Pelabuhan Laut Probolinggo merupakan salah satu tempat pelayanan penyeberangan domestik dan internasional untuk penumpang dan bongkar muat barang. Pengawasan kedatangan kapal dalam negeri maupun luar negeri ditujukan untuk mencegah tangkal semua faktor risiko KKMD (Kegawatdaruratan Masyarakat yang Meresahkan Dunia), terutama kapal yang berasal dari daerah terjangkit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan higiene sanitasi kapal dalam negeri dan luar negeri di Pelabuhan Laut Probolinggo menggunakan metode observasional dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling dengan perbandingan kapal luar negeri dan dalam negeri yaitu 1:5. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46,67% aspek yang belum memenuhi persyaratan higiene sanitasi pada kapal dalam negeri yaitu 80% fasilitas medik, 60% limbah, 20% dapur, 10% ruang rakit makanan, 10% ruang mesin, 10% makanan dan 10% sampah. Sedangkan higiene sanitasi pada kapal luar negeri yang diperiksa 100% telah memenuhi persyaratan pada seluruh aspek. Kesimpulannya, kapal dalam negeri dan luar negeri berisiko rendah menularkan penyakit dan memiliki perbedaan dalam memenuhi persyaratan pada seluruh aspek yang diperiksa terutama aspek fasilitas medik. Kata Kunci: Higiene sanitasi kapal; pelabuhan laut; kapal dalam negeri; kapal luar negeri.
doi:10.31964/jkl.v15i2.76 fatcat:f64ysolp6zdc5at5veonpbdko4