Efisiensi penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende

Agnetia Siesta Sani, Solvi M Makandolu, Johanes G. Sogen
2020 Jurnal Nukleus Peternakan  
A survey focused on pig household scale business was carried out in East Ende District with the aim of: 1) knowing the farmers' income in pig household-scale business; 2) knowing the factors that influence the cash income of pig household-scale business and 3) knowing the level of efficiency of the use of production factors in pig household-scale business. Sampling is done applying multiple stages sampling. The first, determining the three villages purposively. The second, determining the 20
more » ... termining the 20 sample of farmers in each selected village by applying non-proportional random sampling to obtain 60 representative respondents. Data were analyzed using descriptive method approach and continued with income analysis, correlation - regression analysis and analysis of the efficiency of the use of production factors. The results showed that the total income of pigs was Rp30,924,132/year, of which 59.74% was cash income. Meanwhile, the factors that influence the cash income of farmers are the number of pigs and feed costs (P<0.05) while the capital and costs of cages and equipment have no significant effect (P>0.05). Furthermore, the use of production factors in pig household-scale business in Ende Timur District is technically efficient but not economically efficient. In order to achieve optimum levels of economic efficiency and income, it is necessary to reorganize the business through efforts of increasing the number of pigs raised. ABSTRAK Suatu survei tentang usaha ternak babi skala rumah tangga telah dilaksanakan di Kecamatan Ende Timur dengan tujuan untuk: 1) mengetahui besarnya pendapatan peternak pada usaha ternak babi skala rumah tangga; 2) mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada usaha ternak babi skala rumah tangga dan 3) mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumahtangga. Pengambilan contoh dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah penentuan tiga kelurahan/desa contoh secara purposif. Tahap kedua penentuan 20 peternak contoh pada tiap kelurahan/desa terpilih secara acak non proporsional sehingga diperoleh 60 peternak contoh representatif. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan metode deskriptif dan dilanjutkan dengan analisis pendapatan, analisis korelasi– regresi serta analisis efisiensi penggunaan faktor- faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan usaha ternak babi adalah Rp30.924.132/tahun dimana 59,74% merupakan pendapatan tunai. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan tunai peternak adalah jumlah ternak babi yang dipelihara dan biaya pakan (P<0,05) sementara modal dan biaya kandang dan peralatan berpengaruh tidak nyata terhadap pendapatan tunai rumahtangga (P>0,05). Hasil analisis efisiensi menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur sudah efisien secara teknis tetapi belum efisien secara ekonomis. Dalam rangka mencapai efisiensi ekonomi maka perlu dilakukan reorganisasi usaha melalui upaya peningkatan jumlah ternak babi yang dipelihara dengan anggapan faktor produksi lain tetap.
doi:10.35508/nukleus.v7i1.2258 fatcat:tyo6d3xtsrg7hpzaecw54vug3q