PENYULINGAN MINYAK NILAM DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI SUMBER PEMANAS

Muhammad Rezi Syahputra, Teuku Rihayat, Muhammad Jazuli, Shafira Riskina
2017 Jurnal sains dan teknologi reaksi  
Provinsi Aceh merupakan daerah penyumbang minyak nilam terbesar di Indonesia. Namun sebagian besar masih diusahakan oleh petani nilam, kebanyakan dari mereka masih menggunakan kayu bakar, gas dan listrik konvensional yang merupakan energi tidak ramah terhadap lingkungan dan ketersediaannya sewaktu waktu dapat berkurang, dimana kayu bakar, gas dan listrik konvensional yang digunakan sebagai pemanas untuk proses penyulingan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan energi sinar matahari yang
more » ... nar matahari yang tidak pernah habis, dan energi tersebut dimanfaatkan dengan mengunakan panel surya yang menghasilkan energi listrik yang digunakan sebagai energi untuk menghidupkan pemanas listrik untuk memanaskan air pada proses penyulingan. Hasil penyulingan Minyak nilam dalam penelitian ini menggunakan analisa standart menurut SNI 06-2385-2006. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode uap pada temperatur 1000ºC menghasilkan rendemen penyulingan tertinggi pada temperatur penyulingan 135ºC dan waktu penyulingan selama 6 jam, yaitu 3,77% serta hasil terendah diperoleh pada temperatur penyulingan 120ºC dan waktu penyulingan selama 6 jam yaitu 2,30% dengan kadar Patchouli Alkohol nilainya sekitar 31,115% - 44,00%. Secara signifikan hasil penelitian menunjukan bahwa rendemen minyak meningkat dengan peningkatan temperatur penyulingan
doi:10.30811/jstr.v15i2.1474 fatcat:6l2s5ph33rda5orij5u6rba6ay