Penyakit Arteri Perifer dan Mortalitas Kardiovaskular pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2

Em Yunir, Dekta Filantropi Esa, Adelia Nova Prahasary, Dicky Levenus Tahapary
2019 Jurnal Penyakit Dalam Indonesia  
Peripheral arterial disease (PAD) merupakan salah satu komplikasi makrovaskular diabetes melitus tipe 2 (DMT2) yang dikaitkan dengan peningkatan risiko mortalitas kardiovaskular. Pemeriksaan ankle-brachial index (ABI) merupakan salah satu pemeriksaan yang sederhana dan mudah dilakukan untuk menegakkan diagnosis PAD. Oleh karena itu, penulis ingin mengetahui tingkat mortalitas kardiovaskular pasien DMT2 dengan PAD. Dari hasil penelusuran literatur, didapatkan tujuh literatur. Studi Bundo dkk
more » ... Studi Bundo dkk melaporkan hasil HR 2,45 (interval kepercayaan [IK] 95%: 0,84-7,17). Studi Mostaza dkk melaporkan hasil HR 1,64 (IK 95%: 0,64-4,49). Studi Aboyans dkk melaporkan hasil HR 2,21 (IK 95%: 1,16-4,22). Studi Mohammedi dkk melaporkan hasil HR 1,35 (IK 95%: 1,15-1,60). Studi Quiles dkk melaporkan hasil HR 6,61 (IK 95%: 2,47-17,72). Studi Mueller dkk melaporkan hasil RR 3,53 (IK 95%: 1,80-6,91). Studi lanjutan Mueller dkk melaporkan hasil RR 4,06 (IK 95%: 2,67-6,18). Dari hasil studi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pasien DMT2 yang disertai dengan PAD akan meningkatkan mortalitas kardiovaskular, serta nilai ABI dapat digunakan sebagai instrumen stratifikasi independen mortalitas kardiovaskularKata Kunci:Ankle brachial index, diabetes melitus tipe 2, mortalitas kardiovaskular, penyakit arteri perifer Peripheral Arterial disease and Cardiovascular Mortality in Type-2 Diabetes MellitusPeripheral arterial disease (PAD) is one of the macrovascular complications of type 2 diabetes mellitus (T2DM), which increases the risk of cardiovascular mortality. Ankle-brachial index (ABI) is one of the simple and widely available tool to diagnose PAD. The authors aim to find out the cardiovascular mortality in T2DM patient with PAD. Bundo et al. study found HR 2.45 (95% CI: 0.84 to 7.17). Mostaza et al. study reported HR 1.64 (95% CI: 0.64 to 4.49). Aboyans et al. study declared HR 2.21 (95% CI: 1.16 to 4.22). Mohammedi K et al. claimed HR 1.35 (95% CI: 1.15 to 1.60). Quiles et al. found HR 6.61 (95% CI: 2.47 to 17.72). Mueller et al. study reported RR 3,53 (95% CI: 1.80 to 6.91). Mueller et al. study reported RR 4,06 ( 95% CI: 2.67 to 6.18). In conclusion, the mortality risk in T2DM patients with PAD is higher compared to those without PAD. Moreover, an ankle-brachial index can be used as an independent stratification tool to predict the risk of cardiovascular mortality
doi:10.7454/jpdi.v6i2.299 fatcat:fdkz5euv3rdmxduwu525omfgjq