Profile of Ameloblastoma from a Retrospective Study in Jakarta, Indonesia

Rusdiana Rusdiana, Sirera Uvie Sandini, Evy Eida Vitria, Teguh Iman Santoso
2011 Journal of Dentistry Indonesia  
Ameloblastoma is an odontogenic tumor occurring mostly in mandible. Objective: the purpose of the study was to find out the distribution and frequency of the most common histopathological type and pattern of ameloblastoma, the percentage of ameloblastoma according to gender and histopathological types of ameloblastoma related to gender. Methods: This research was a quantitative analysiswith descriptive retrospective design. This study used secondary data taken from medical records at Oral and
more » ... cords at Oral and Maxillofacial Surgery Clinic of Cipto Mangunkusumo General Hospital Jakarta in the period of January 2002-July 2008. The relationship between age or gender and histopathological types of ameloblastoma was statistically assessed. Results: From data of ameloblastoma patients that have been collected as many as 66 cases; it was found that 31-50 years old age group had the highest percentages of occurrence among other age groups that was 53% from all cases. There are slight differences between women and men in ameloblastoma cases. The incidence was higher in women (37 cases, 56.1%) than in men (29 cases, 43.9%) and the histopathological type found most often was plexiform type as many as 31.8% from all cases. Conclusion: Ameloblastoma presented in adult period, more frequent in women than men, and were predominantly plexiform. ABSTRAK Profil ameloblastoma dari sebuah penelitian retrospektif di Jakarta, Indonesia. Ameloblastoma adalah tumor odontogenik yang sering terjadi pada mandibula. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari tipe dan pola histopatologis ameloblastoma yang paling umum, persentase timbulnya ameloblastoma menurut jenis kelamin, dan tipe histopatologis ameloblastoma terkait jenis kelamin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain retrospektif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medik klinik Bedah Mulut di Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo Jakarta, pada periode Januari 2002-Juli 2008. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui frekuensi tipe histopatologis. Hubungan antara usia atau jenis kelamin dan tipe histopatologi ameloblastoma dianalisis secara statistik. Hasil: Dari data 66 kasus pasien ameloblastoma yang terkumpul, ditemukan bahwa kelompok umur 31-50 tahun memiliki persentase kemunculan terbesar dibanding kelompok umur lain, yaitu 53%. Terdapat sedikit perbedaan antara laki-laki dan perempuan pada kasus ameloblastoma. Perempuan terdapat pada 37 kasus (56,1%), lebih banyak dibandingkan laki-laki sejumlah 29 kasus (43,9%) dan tipe histopatologis yang terbanyak ditemukan adalah plexiform sebanyak 31,8%. Simpulan: Ameloblastoma terjadi pada periode dewasa, lebih sering pada perempuan dibandingkan laki-laki, dan didominasi tipe plexiform.
doi:10.14693/jdi.v18i2.60 fatcat:yi6zhaa74ngv5jbaencm7r7vyy