KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK–PAIR–SHARE BEREMPAT DAN KEMUNCULAN KOMPONEN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

NOLA NARI
2016 Ta'dib  
One of the causes of students' low in comprehending concepts in learning mathematics is the teacher centered teaching method. One alternative that can be proposed to solve the problem is by employing contextual learning approach through TPS-Berempat cooperative learning. This study therefore aimed at figuring out whether the students' concept which was taught by TPS-Berempat cooperative learning model is better than that by the conventional one and whether the components of the model existed.
more » ... he model existed. The participants of the research were the seventh grade students of SMP N 20 Padang in 2009/2010 academic year. Quasi Experimental method using Posttest Control Group Design was employed. Experimental group was treated by using contextual learning approach while the control one by using conventional. The data was taken from achievement test. The result of the analysis showed that the components of the contextual learning appeared well and students' comprehension toward the concept which was taught by contextual learning in mathematics was better than that of by the conventional one. Kata kunci: pemahaman konsep, pendekatan kontekstual, kooperatif TPSberempat PENDAHULUAN embelajaran matematika di sekolah bertujuan mengembangkan kompetensi matematika yang diharapkan dicapai, yang meliputi: 1. pemahaman konsep matematika yang dipelajari, kemampuan menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah, 2. kemampuan mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah, 3. kemampuan menggunakan penalaran pada pola atau sifat serta kemampuan melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika, 4. kemampuan merancang atau membuat model, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh dalam pemecahan masalah dan 5. sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu: rasa ingin tahu, perhatian dan minat dalam mempelajari matematika, sikap P
doi:10.31958/jt.v14i1.194 fatcat:ovgjkopa7nfuheoy4cq4ukvd6i