Pengendalian Persediaan Pozzolan di PT Semen Padang

Prima Fithri, Annise Sindikia
2016 Jurnal Optimasi Sistem Industri  
Inventory of raw materials is the most important thing to produce the product. Inventory control of the raw materials quantityalso refers to the production process at the factory. PT Semen Padang used raw materials including cement manufacture clay, limestone, silica, gypsum, pozzolan and sand iron or copper slag. Among the raw materials, the most used is pozzolan. This research will be carried out data processing for inventory control using the EOQ (Economic Order Quantity) and POQ (Periodic
more » ... and POQ (Periodic Order Quantity) to compare with inventory control has been implemented by the company. The data collected for this study include data processing is the use of historical data pozzolan material per period in 2012 and 2013, the cost of raw materials ordering pozzolan, pozzolan storage costs of raw materials and lead time, acceptance of pozzolan from suppliers to storage. Data processing is performed to determine the inventory control of raw materials sand pozzolan in 2014. The results and conclusions obtained are forecasting the use of pozzolan in 2014 is 1.135.355,77 tons it means will be more than in previous years and the inventory control with POQ (Periodic Order Quantity) produces the minimum inventory costs with price Rp 1.775.179.959,61.Keywords: forecasting, inventory, EOQ, POQAbstrakPersediaan bahan baku merupakan elemen terpenting dalam produksi yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan produk. Pengendalian persediaan terhadap kuantitas bahan baku yang dilakukan gudang juga merujuk ke proses produksi yang dilakukan oleh pabrik. Pabrik-pabrik di PT Semen Padang tersebut menggunakan bahan baku pembuatan semen diantaranya tanah liat (clay), batu kapur, batu silika, gypsum, pozzolan dan pasir besi atau copper slag. Diantara bahan baku tersebut, pemakaian terbanyak adalah pemakaian pozzolan. Pada penelitian ini akan dilakukan pengolahan data untuk pengendalian persediaan dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) dan POQ (Periodic Order Quantity) untuk membandingkan dengan pengendalian persediaan yang telah diterapkan oleh perusahaan. Data yang dikumpulkan untuk pengolahan data penelitian ini diantaranya yaitu data historis pemakaian bahan baku pozzolan per periode pada tahun 2012 dan 2013, biaya pemesanan bahan baku pozzolan, biaya penyimpanan bahan baku pozzolan dan waktu tenggang (lead time) penerimaan pozzolan dari pemasok ke gudang. Pengolahan data yang dilakukan adalah untuk menentukan pengendalian persediaan bahan baku pasir pozzolan di tahun 2014. Hasil dan kesimpulan yang diperoleh adalah peramalan pemakaian pozzolan di tahun 2014 akan lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya yaitu dengan total pemakaian sebanyak 1.135.355,77 ton dan pengendalian persediaan dengan metode POQ (PeriodicOrderQuantity) menghasilkan biaya persediaan yang lebih minimum yaitu sebesar Rp 1.775.179.959,61.Kata kunci: peramalan, persediaan, EOQ, POQ
doi:10.25077/josi.v13.n2.p665-686.2014 fatcat:qzvlvd5hkjcpljb2b2pdrpnjmq