Movements of Islamic Stock Indices in Selected OIC Countries

Rininta Nurrachmi
2019 Al-Muzara ah  
This study reviews the movement of Islamic stock indices in selected countries in the Organization of Islamic Cooperation (OIC) with high number of muslim population namely Indonesia, Malaysia, Turkey, Qatar, Bahrain, and Oman. The objectives are to examine the changes in cross market linkage among six selected OIC countries during crisis and after 2007 crisis and to analyze whether the international investor can gain benefit when allocating their funds across these markets. The set of
more » ... The set of relationship for each pair of Islamic stock index is analyzed using Engel-Granger (1987) and Autoregressive Distribution Lagged (ARDL) bound testing approach. The analysis is made for the sub period during crisis is . The result depicts that there are evidences of cointegration among the Islamic stock markets after crisis but not during crisis. The long-run relationship indicates that investors can gain portfolio diversification benefit across these six countries. Engel-Granger (1987) dan Autoregressive Distribution Lagged (ARDL). Analisis dilakukan dengan sub periode saat terjadi krisis, yaitu mulai 3 . Hasilnya menggambarkan bahwa kointegrasi hadir di pasar saham syariah setelah krisis tetapi tidak pada saat terjadinya krisis. Hubungan jangka panjang menunjukkan bahwa investor dapat memperoleh keuntungan portofolio di enam negara ini. Abstrak Penelitian ini meninjau negara-negara terkemuka dengan jumlah penduduk muslim yang tinggi di OKI (Organisasi Kerjasama Islam), yaitu Indonesia, Malaysia, Turki, Qatar, Bahrain, dan Oman untuk mengamati pergerakan indeks syariah. Perumusan masalah yang ingin dicapai adalah untuk menguji keberadaan integrasi pasar indeks saham syariah pada saat terjadinya krisis dan setelah krisis di tahun 2007 dan untuk menganalisis apakah investor internasional dapat memperoleh manfaat ketika mengalokasikan dana mereka di pasar-pasar saham ini. Pengujian hubungan antara indeks saham syariah menggunakan Kata kunci: Indeks saham syariah, integrasi pasar, krisis keuangan, negara-negara OKI
doi:10.29244/jam.6.2.77-90 fatcat:qhwhxoyedffqpfpcixtsf46akm