Upaya Pemberdayaan Komunitas Perempuan Leihari di Ambon Perspektif Pendampingan dan Konseling Feminis

Beatrix - Rumahlatu
2020 JURKAM (Jurnal Konseling Andi Matappa)  
ABSTRAK: Artikel ini membahas Mata Ina sebagai status sosial setiap perempuan terkhususnya perempuan Leihari - Kota Ambon. Status tersebut telah melekat pada diri perempuan sudah sejak dilahirkan sehingga perempuan memiliki peran besar dalam ritual-ritual adat yang dilaksanakan di dalam negeri Leihari. Penulisan ini bertujuan mengangkat nilai-nilai harkat dan martabat perempuan melalui upaya pemberdayaan dari perspektif pendampingan dan konseling feminis. Metode yang digunakan ialah metode
more » ... n ialah metode penelitian kualitatif dan teknik wawancara terhadap perempuan dan tokoh-tokoh adat negeri Leihari. Berdasarkan data yang diperoleh, penulis menemukan nilai-nilai yang dapat dikembangkan sebagai upaya pendampingan dan konseling feminis yakni: kesadaran diri, penerimaan diri, komitmen diri dan makna hidup. Kata kunci: Mata Ina; Pendampingan; Konseling Feminis; Kesadaran diri; Penerimaan diri; Komitmen diri; Makna hidup. ABSTRACT: This article discusses Mata Ina as the social status of every woman especially Leihari - Ambon City. This status has been attached to women since birth so that women have a big role in traditional rituals carried out in the country of Leihari. This writing aims to elevate the values and dignity of women through empowerment from the perspective of feminist assistance and counseling. The method used is a qualitative research method and interview techniques with women and traditional leaders in the country of Leihari. Based on the data obtained, the authors found values that could be developed as an effort to assist and counsel feminist namely: self-awareness, self-acceptance, self-commitment and meaning of life. Keyword: Mata Ina; Guidance; Counsel feminist; self-awareness; Self-acceptance; Self commitment; meaning of life.
doi:10.31100/jurkam.v4i1.495 fatcat:lrannzeuobgingz55ibxpdxp6u