Make or Buy Analysis Model Based on Tolerance Design to Minimize Manufacturing Cost and Quality Loss

Cucuk Nur Rosyidi, Reza Rizkichani Akbar, Wakhid Ahmad Jauhari
2014 Makara Journal of Technology  
In a manufacturing company, manufacturing costs, or component prices, and tolerance will affect the price and the quality of a product. Companies must produce high-quality products with low manufacturing costs in order to keep their products competitive in the market; however, it is difficult to produce a high-quality product with a low manufacturing cost. Companies have difficulties in determining the components to be produced using their own manufacturing facilities (make) or outsourced to
more » ... or outsourced to their suppliers (buy). Hence, a make or buy analysis is needed to minimize the manufacturing costs and quality loss and to determine the optimum alternative regarding make or buy decisions. This paper discusses an optimization model of a make or buy analysis for a manufacturing company in order to minimize the manufacturing costs and the quality loss in terms of manufacturer and customer quality loss. A numerical example is provided to show the application of the model using a simple assembly product consisting of three components. There are two machines that can be used to produce the components and three alternatives of suppliers to fulfill the order. Each machine and supplier have different characteristics in terms of manufacturing costs and its tolerance. Abstrak Model Make or Buy Analysis Berbasis Perancangan Toleransi untuk Meminimumkan Biaya Manufaktur dan Kerugian Kualitas. Pada sebuah perusahaan manufaktur, biaya manufaktur, atau harga komponen dan toleransinya akan mempengaruhi harga jual dan kualitas sebuah produk. Karena itu, perusahaan harus dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan biaya manufaktur yang rendah untuk menjaga agar produk tersebut tetap kompetitif di pasaran. Perusahaan mengalami kesulitan dalam menentukan komponen mana yang harus diproduksi menggunakan fasilitas yang dimiliki sendiri dan mana yang harus di-outsource kepada pemasok. Karena itu, make or buy analysis dibutuhkan untuk meminimumkan biaya manufaktur dan kerugian kualitas dan menentukan pilihan yang optimal berkaitan dengan keputusan melakukan produksi sendiri atau membeli komponen dari pemasok.Makalah ini membahas sebuah model optimisasi make or buy analysis untuk meminimumkan biaya manufaktur dan kerugian kualitas dalam bentuk kerugian kualitas yang ditanggung perusahaan maupun pelanggan. Contoh numerik diberikan untuk menunjukkan aplikasi model menggunakan sebuah rakitan sederhana yang terdiri atas tiga komponen. Terdapat dua mesin yang dapat digunakan untuk menghasilkan komponen-komponen tersebut dan tiga pemasok untuk memenuhi permintaan. Setiap mesin dan pemasok memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal biaya manufaktur dan toleransi yang dapat dihasilkan.
doi:10.7454/mst.v18i2.2947 fatcat:dbjl5pm34vfdflxp5egc4eip6m