Sistem Otomatisasi Pembersihan Kotoran dan Pengaturan Suhu Kandang Kelinci Berbasis Arduino Mega2560

Eko Didik Widianto, Mahfudhotul Khasanah, Agung Budi Prasetijo, Risma Septiana
2017 Jurnal Rekayasa Elektrika  
Kelinci merupakan alternatif pemenuhan gizi masyarakat sebagai salah satu sumber protein hewani yang berkualitas [1] . Kelinci adalah salah satu jenis hewan mamalia yang sering dijadikan hewan peliharaan dan hewan pedaging. Untuk satu masa kehamilan, rata-rata kelinci mampu melahirkan 6-8 anak kelinci [2] . Dengan kemampuan perkembangbiakan yang cukup cepat [3], maka pemeliharaan kelinci akan menjadi perhatian utama. Bagi peternak kelinci dengan jumlah ternak yang banyak, melakukan pembersihan
more » ... akukan pembersihan kandang akan membutuhkan waktu yang banyak sehingga terkesan tidak efisien. Di samping itu dengan kemampuan perkembangbiakan yang relatif cepat maka kelinci memproduksi kotoran dengan jumlah lebih banyak. Selain kebersihan, faktor lain yang perlu diperhatikan adalah suhu dari kandang kelinci. Kisaran suhu yang baik untuk kandang kelinci adalah 26°C sampai 36 °C [4] . Menjaga kandang agar tetap bersih akan berpengaruh pula pada produktivitas kelinci dan juga pertahanan terhadap pertumbuhan hama dan penyakit [5] . Pengembangan kandang ternak terkontrol telah banyak dilakukan. Kholidi dkk. [6] mengembangkan kandang ayam tertutup dengan pengatur suhu menggunakan dua aktuator berupa blower pendingin dan pemanas. Pengaturan suhu untuk pendinginan dan pemanasan dilakukan secara otomatis berdasarkan waktu. Harianto dan Sari [7] mengembangkan sistem terjadwal untuk mengontrol pemberian makan, minum, pembersih kotoran, dan pengaturan suhu kandang day old chicks (DoC) secara otomatis. Pengontrolan dilakukan berdasarkan waktu. Sistem tersebut di atas menggunakan waktu sebagai acuan dalam pengontrolan suhu dan pembersihan kandang. Sistem tidak secara adaptif terhadap kondisi Abstrak-Faktor suhu lingkungan kandang mempengaruhi perkembangbiakan kelinci yang cukup cepat. Semakin banyak kelinci, pembersihan kandang yang makin efisien perlu dilakukan. Penelitian ini menghasilkan sistem otomatisasi pembersihan kotoran dan pengaturan suhu kandang kelinci menggunakan papan Arduino Mega 2560 dan diimplementasikan dalam bentuk purwarupa. Sistem mampu melakukan pemantauan dan pengaturan suhu kandang sebesar 26-36°C dengan menggunakan sensor suhu DHT11, pemanas, dan pendingin. Sistem akan melakukan pembersihan kotoran kandang dengan mengontrol gerak motor servo setelah memproses masukan dari sensor berat load cell dengan kemampuan 5 kg. Pembersihan kotoran dilakukan jika berat kotoran di atas batas nilai 1000 gram. Penelitian ini juga menerapkan linearisasi untuk menghasilkan persamaan konversi suhu dan berat yang menghasilkan nilai pembacaan yang lebih akurat. Pembacaan suhu memiliki akurasi sebesar ± 1 °C, sedangkan pembacaan berat load cell dengan akurasi sebesar 0.05% atau 2 gram. Kata kunci: kandang otomatis, pengontrolan suhu, pembersih kandang, linearisasi data Abstract-The environmental factor of the cage affects the rabbit breeding. The more rabbits, the more efficient cage cleaning needs to be done. This research resulted in an automation system prototype of dirt cleaning and temperature control of rabbit cage using Arduino Mega 2560 board. The system was capable of monitoring and controlling the cage temperature of 26-36 ° C using DHT11 temperature sensor, heating, and cooling actuators. The system performed the cage manure cleaning by controlling the motion of the servo motor after processing the input from the load cell weight sensor with the capability of 5 kg. Dirt cleaning is done if the weight of the dirt is above 1000 gram. This research also applied linearization to produce temperature and weight conversion equations which yielded more accurate reading values. The temperature readings had an accuracy of ± 1 ° C, while the load cell weight reading had an accuracy of 0.05% or 2 grams.
doi:10.17529/jre.v13i3.8422 fatcat:tguwdqqcszehvlodvf7ymr7eva