Persepsi Guru atas Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kesejahteraan sebagai Prediktor Kinerja Guru

Heri Nurranto, Fadjriah Hapsari, M Muzdalifah
2018 JABE (Journal of Applied Business and Economic)  
ABSTRAK Analisis ini bertujuan membuktikan serta mengetahui seberapa besar pengaruh persepsi guru atas kepemimpinan sekolah dan kesejahteraan terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Sampel penelitian ini adalah 44guru SMP Negeri 9 Jakarta.Hasil penelitiandiperoleh persamaan regresi ̂= 26,259 + 0,495 X1 + 0,261 X2.Uji hipotesismembuktikan bahwa persepsi guru atas kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap Kinerja Guru, nilaI koefisien 0,495 dant-value3,259.
more » ... 3,259. Kesejahteraanberpengaruh terhadap Kinerja Guru dengan nilai koefisien 0,261, t-value 3,390. Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kesejahteraan secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Guru dengan ℎ 16.626.R-square menunjukkan bahwa variabel persepsi guru atas kepemimpinan kepala sekolah dan kesejahteraan mampu menjelaskan perubahan kinerja guru sebesar 44,8%. Kata kunci :Persepsi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kesejahteraan dan kinerja guru. A. PENDAHULUAN Kemampuan dan jiwa kepemimpinan harus melekat erat pada seorang pemimpin. Gaya dan perilaku kepemimpinan seseorang pemimpin besar pengaruhnya terhadap tumbuh berkembangnya organisasi yang dipimpinnya. Secara spesifik, keberhasilan kepemimpinan secara terukur dapat dilihat dari dampaknya terhadap kinerja karyawan/pegawai yang dipimpinnya. Kepala sekolah hendaknya memposisikan diri berada di antara para guru dan staf (working with a group), serta selalu mampu menumbuhkan semangat dan motivasi kerja setiap guru dan staf yang dipimpin.Kepala sekolah sebagai pimpinan sekolah sekaligus manajer sekolah, dituntut mampu mengelola dan mengarahkan seluruh sumber daya yang ada di sekolah, yaitu guru, karyawan serta siswa. Kepala sekolah dituntut dapat menciptakan suasana kerja kondusif bagi guru dan karyawan, serta mampu menciptakan suasana nyaman dalam belajar dan menyenangkan bagi siswa-siswanya. Kepala sekolah juga harus bisa menumbuhkan
doi:10.30998/jabe.v4i3.2480 fatcat:uragwyw2gzb4vmdyvhwm76pcim