Evaluasi Penggunaan Program LIPI Mix dalam Membuat Formulasi Premix Mineral untuk Pakan Ternak

Hendra Herdian
2012 Buletin Peternakan  
INTISARI Telah dibuat suatu program wo rlcsheet olehpenulis untuk memformulasi premix mineral untuk pakan ternak yang dinamai LIPI Mix. Unhrk mengetahui kemampuan program ini, maka dilakukan evaluasi penggunaan program. Evaluasi dilakukan melalui pemecahan masalah suatu contoh model pencampuran mineral untuk pakan temak dari referensi yang ada dengan menggunakan program ini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa program ini mampu melakukan proses perhitungan untuk memformulasi suatu
more » ... si suatu campurar/premix mineral untuk pakan temak. (Kata kunci : Premix mineral, Program LIPI Mix). ABSTRACT A LIPI Mix worksheet program was made by the authors to perform the feed minerals premix formulation calculation. The program was evaluated by conducting calculation to solve feed minerals formulation problem from an available reference. The Results showed that this program was able to be used for feed premix mineral forrnulation by producing similar result obtained from the reference calculation. (Key words : Feed mineral premix, LIPI Mix program) . Pendahuluan Sebagai salah satu komponen dari bahan pakan, ketersediaan mineral baik mineral yang dibutuhkan dalam jumlah banyak (macro minerals) ataupun dalam jumlah yang sedikit (trace minerals) sangatlah penting adanya. Dalam beberapa kasus, penambahan (suplementasi) mineral-mineral ke dalam ransum pakan sangatlah dibutuhkan. Penambahan ini dimungkinkan apabila secara keseluruhan ransum pakan mengalami defi siensi terhadap sejumlah mineral akibat kualitas bahan pakan yang jelek atau karena memang mineralmineral tersebut kandungannya sedikit dan hanya terdapat pada lokasi-lokasi tertentu sehingga tanaman yang dijadikan bahan pakan tidak memiliki unsur mineral tersebut Khusus untuk ternak ruminansia, ketersediaan mineral yang cukup sangatlah dibutuhkan karena selain untuk membantu metabolisme ternak itu sendiri juga untuk membantu metabolisme mikroba dalam rumen (Cullison, 1 978, Lasley, 198 1). Suplementasi mineral ke dalam pakan ternak memiliki berbagai m acam cara. Salah satu diantaranya adalah dengan pembuatan suatu campuran awal mineral yang dikenal dengan istilah premix. Premix sendiri mengandung arti campuran dari berbagai bahan sumber vitamin (premix vitamin atau sumber mineral mikro (premix mineral) atau campuran kedua-duanya (premix vitamin-mineral) Kamal, M.,1998). Campuran mineral ini pada saatnya nanti dapat dicampur ulang (disuplementasikan) terhadap campuran pakan yang lain seperti pada t23 konsentrat atau dicampurkan pada ransum lengkap. Pada proses pembuatan premix mineral ini beberapa hal yang harus diperhatikan adalah: pengetahuan mengenai jenis bahan/senyawa yang dapat dipergunakan sebagai sumber mineral yangdapat dicerna dan tidak berbahaya bagi temak itu sendiri, kandungan unsur mineral yang dikandung dalam bahan/senyarwa sumber mineral, tingkat kebutuhan unsur mineral dalam campuran akhir pakar,/ransum dan proses formulasi pencampuran semua bahan/senyawa sumber mineral menjadi satu (Jugens, 1974). Untuk mempermudah proses-proses di atas, dibuatlah suatu program aplikasi dalam bentuk Worksheet Microsoft Excel @ yang mampu membantu penyelesaian sejumlah proses-proses di atas yang dinamai program worl<sheet LIPI Mix. Program ini bersifat bebas guna pakai lfrea,ttare dengan tujuan pengembangan agar dapat membantu semua pihak yang berkaitan dengan proses pembuatan premix mineral. Program ini mampu memformulasikan hingga 18 jenis bahan/senyawa sumber mineral sekaligus. Untuk mengetahui kemampuan program ini secara keseluruhan, perlu dilakukan evaluasi yang lebih mendalam dari program ini dalam melakukan forrnulasi premix. Materi dan Metode Materi Program yang dievaluasi adalah program LIPI Mix. Program ini dibuat pada tahun 2004 di UPT BPPTK LIPI Yogyakada. Program aplikasi ini merupakan program lembar ke4a(worksheet) Microsoftt Excel @ yang telah diprogram untuk melakukan proses perhitungan pembuatan premix mineral untuk pakan temak. Pemilihan program worlcheet Microsoft Excel ini dilalrukan karena program ini selain mudah diperoleh juga penggunaannya relatif lebih rssN 0126-4400 mudah. Program LIPI Mix terdiri dari progftlm utama yang berisi program perhitungan premix mineral pakan ternak dan data Dase yang berisi berat molekul unsur-unsur (Rosenberg, 1980). Alur proses dari program ini dapat dilihat pada Gambar 1. Input : Sejumlah bahan/senyawa sumber mineral yang akan dipergunakan (Input : Some ihemical molecular compound will used as mineral sources) Hitung : kandungan unsur mineral yang terdapat dalam bahan/senyawa sumber Calculate : The content ofinineral/atom as element of molecular compound Input : unsur yang dikehendaki dan kandungan yang harus ada dalam suplemen/ransum pakan yang akan diberikan (Input : Mineral/qtom will used as minerabource individually and also a level to be added on the supplement/ration) Hitung : jumlah akhir bahan/senyawa sumber yang dibutuhkan lalu formulasikan dengan bahan/senyawa sumber yang laim(Calculate the quantity of molecular compound source that consist the element needed individually and then calculate the whole molecular compounds together as mineral source compound) Terakhir : tambahkan bahan pembawa/carrier dari premix sehingga jumlah total premix sesuai yang diinginkan(Finally : Add carrierfeedstulf untilreach the appropriate weight of premix) 124 Buletin Peternakan Vol. 29 (3), 2005 Metode Untuk menilai kemampuan dari program ini maka dilakukan evaluasi penggrrnuun program dalam melakukan proses perhitungan formulasi premix mineral. Evaluasi dilakukan dengan mengadaptasi contoh formulasi premix pakan ternak sapi potong dari Jurgens'(1974) yang menggunakan sejumlah senyawa sebagai sumber mineralnya. Model formulasi ini kemudian dicoba dipecahkan dengan menggunakan progmm LIPI Mix. Hasil yang diperoleh dari perhitungan program LIpI-Mii kemudian dibandingkan dengan hasil perhitungan manual dari Jurgens, 1974 tersebtft di atas. Evaluasi dilakukan untuk menilai sampai seberapa jauh program ini mampu menghasilkan formulasi yang sama dengan haiil yang diperoleh dari model referensi. {9del formulasi premix mineral (Jurgens, te74) Pada contoh ini, dicoba diformulasikan campuran trace mineral untuk sapi potong yang akan digunakan pada tingkat l0 pound/ton suplemen pakan sapi. Sebagal bahan pembaw al Carrier diganakan Ground limes tone. Perhitungan dilakukan untuk mengetahui sampai seberapa banyak senyawa-senyawa itu dipergunakan dan fsrcpa komposisi total akhir premix berikut jumlah Carrier untuk premix yang diperlukan. Adapun senyawa sumber yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1 . rssN 0126_4400 Perhitungan menurut program LIpI Mix Hal pertama yang dilakukan untuk menyusun formula premix mineral dalam program ini adalah memasukkan senyawasenyawa sumber lengkap dengan rumus kimia senyawa tersebut ke dalam tabel sumber leny?wa yang ada pada worksheet seperti pada Gambar 2. Sebetulnya pada program LIPI Mix ini dapat dimasukkan nama dari senyawasenyawa sumber sebagai keterangan dan harga per-kilogram senyawa tersebut. Adanya data harga senyawa ini memungkinkan, pada akhir perhitungan, kita dapat memperoleh harga akhir premix. Apabila kita telah memasukkan senyawa-senyawa sumber mineral tadi, secara otomatis pada tabel yang lain dalam worksheet LIPI Mix akan terisi oleh kandungan unsur komponen senyawa tadi, hal ini terlihat pada Gambar 3. Berikutnya dimasukkan ke dalam unsurdapat tabel yang lain dalam worksheet yang sama mengenai batasan level pemberian masing-masing unsur dalam ransum serta jumlah premix total dan jumlah bahan pakan yang akan disuplemen (berat premix dikonversikan dahulu kJ dalam gram). Hal ini dijelaskan pada Gambar 4. Sebetulnya data lain yang dapat dimasukkan pada tabel ini adalah nama,harga Carrier, dan kadar kemurnian masing-masing senyawa (dalam kajian soal ini, dianggap kandungan semua senyawaadalah 100%). Tabel l. Senyawa sumber mineral yang akan digunakan sebagai suplemen pakan sapi (Chemical molecular compounds used as cattlefeed suppiement) Senyawa (Molecular compound) Berat atom (Atomic weight) Berat formula @ormula weigh) o/o elemen Level Pemberian setiap @lement pound suplemen
doi:10.21059/buletinpeternak.v29i3.1179 fatcat:kqanpt3ryfdtnki57bkizfguny