PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG REBUNG (Dendrocalamus asper) DAN TEPUNG TERIGUTERHADAP KARAKTERISTIKKIMIA DAN KARAKTERISTIK SENSORI COOKIES

Doddy A Darmajana, Novianti Wulandari, Rima Kumalasari, Ade Chandra Irwansyah
2020 Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian  
<p>Cookies adalah camilan selingan praktis yang menjadi pilihan masyarakat saat ini dengan rasa yang manis, gurih seimbang, dan memiliki nilai fungsional bagi kesehatan. Rebung merupakan tunas muda bambu yang memiliki manfaat bagi kesehatan akan tetapi, semua rebung mengandung HCN (asam sianida) yang merupakan senyawa beracun dengan konsentrasi beragam. Tujuan penelitian ini adalah mensubstitusi sebagian tepung terigu dengan tepung rebung dalam formula pembuatan cookies. Manfaat penelitian
more » ... aat penelitian untuk diversifikasi produk olahan pangan lokal dan diharapkan menambah alternatif olahan pangan lokal dan meningkatkan nilai ekonomis rebung. Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan rancangan percobaan acak lengkap dengan perlakuan prosentase substitusi tepung rebung dan suhu pemanggangan. Hasil penelitian menunjukkan kadar HCN pada tepung rebung tanpa perebusan sebesar 29.0621 ppm, dengan perebusan 20 menit sebesar 4,86 ppm, dan perebusan 40 menit sebsar 4,32 ppm. Nilai IC<sub>50 </sub>pada tepung rebung tanpa perebusan sebesar 597,7900 ppm, dengan perebusan 20 menit sebesar 2495,7371 ppm, dan perebusan 40 menit sebsar 4644,2749 ppm. Tepung rebung dengan waktu 20 menit digunakan sebagai tepung dalam penelitian selanjutnya. Waktu pemanggangan cookies rebung berpengaruh terhadap respon organoleptik dan kadar air cookies. Waaktu pemanggangan yang digunakan adalah 10 menit, 12 menit, dan 15 menit. Waktu pemanggan cookies rebung terpilih berdasarkan respon organoleptik dan kadar air adalah waktu pemanggangan 10 menit berdasarkan respon organoleptik (rasa manis, warna cokelat, kerenyahan, aroma, dan after taste pahit) dan kadar air sebesar 3,4606.</p><p> </p><p><strong>Influence of Ratio of Bambooshoot Flour (Dendrocalamus asper) and Wheat Flour on The Chemical Characteristics and Sensory Characteristics of Cookies</strong></p><p>The aims of this research are to determine the influence of the ratio of bamboo shoot flour with wheat flour to the chemical and sensorycharacteristics of cookies. The research method uses experimental methods, completely randomized design with one treatment, namely the ratio of bamboo shoot flour with wheat flour. Ratio of bamboo shoot flour and wheat flour consists of 3 levels, namely: 1:2, 2: 1 and 3: 1. All experimental unit data averaged three replications. The experimental results of HCN levels showed that bamboo shoots without boiling flour were 29.0621 ppm, with boiling of 20 minutes of 4.86 ppm, and boiling of 40 minutes of 4.32 ppm. While the results of the flour composition experiment showed that the ratio of bamboo shoot flour and wheat flour significantly affected the water content, ash, protein, fat and crude fiber content of cookies made. The higher the level of bamboo shoot flour(3:1), the higher the ash content of cookies(2,53%), the lower the level of protein cookies(5,46%), the lower the fat content of cookies(19,17%), and the higher the level of crude fiber cookies(13,80%).Ratioof bamboo shoot flour and wheat flour significantly affected the sensory properties of bamboo shoot cookies.</p>
doi:10.21082/jpasca.v16n1.2019.47-55 fatcat:bdm4hujdd5b3xj6nsaseisqgdm