PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH DALAM PERJANJIAN TELEMARKETING BANK

Sri Lestari Poernomo
2020 Jurnal Hukum & Pembangunan  
Telemarketing is one of the banking products. This research is conducted to analyze the validity of the agreement that was born and the offering of banking products through telemarketing, transactions made in telemarketing activities almost entirely do not fulfill the legal agreement requirements, namely contracts because if there are elements of oversight and fraud, the Bank must be responsible if a loss occurs because the bank uses customer data to be referenced to the insurance company that
more » ... rance company that works with the bank. The problem examined is how the validity of the agreement that was born from bank telemarketing activities and the legal protection of its customers, which will be analyzed from theories related to contract law, consumer protection law and banking law, and the implementation and expected solutions. Abstrak Telemarketing merupakah salah satu produk perbankan, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis mengenai keabsahan perjanjian yang lahir dan penawaran produk perbankan melalui telemarketing, perjanjian yang dibuat dalam kegiatan telemarketing hampir seluruhnya tidak memenuhi syarat sah perjanjian yaitu mengenai kesepakatan dikarenakan apabila ada unsur kekhilafan dan penipuan, pihak Bank harus bertanggung jawab apabila terjadi kerugian dikarenakan pihak bank menggunakan data nasabah untuk direferensikan kepada pihak perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan bank. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana keabsahan perjanjian yang lahir dari kegiatan telemarketing bank dan perlindungan hukum nasabahnya, dimana akan dianalisis dari teori-teori yang terkait hukum perjanjian, hukum perlindungan konsumen dan hukum perbankan serta implementasi dan solusi yang diharapkan.
doi:10.21143/jhp.vol49.no4.2341 fatcat:3o2j43u6sfachjffydlvckd3di