UPAYA OPTIMALISASI PRAKTIK DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN HASIL PENJUALAN PRODUK WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN

Inaya Sari Melati, Margunani Margunani, Saringatun Mudrikah, Lola Kurnia Pitaloka
2020 Panrita abdi. Jurnal pengabdian pada masyarakat  
Optimization of Digital Marketing Practices to Improve Product Sales of Inamtes in the Productive PrisonAbstract. Productive prisons are prisons that are not only a place for guiding inmates (prisoners) in a conventional manner, but can also be a means to encourage the production of a good quality products, therefore productive activities in prisons can be a support for fostering prisoners. In productive prisons, inmates are taught to grow crops, raise livestock to gardening. Lapas Terbuka
more » ... Lapas Terbuka Kendal, one of productive prisons in Central Java, is currently only filled with 23 inmates who are fostered by the independence of various production activities, namely the agriculture, fisheries and animal husbandry sectors. The results of Lapas Terbuka Kendal production activities can be said to be quite good. Even marketing has been done well, one of them through the website. But unfortunately the existing marketing did not produce maximum results in sales. This is evaluated and resolved in the community service performed. The digital marketing training is a solution given. All officers were enthusiastic in actively participating during the training. By this training, it is expected they could maximize the digital marketing implementation to boost the sales.Keyword: Digital marketing, productive prison, prisoners, production activities, sales.Abstrak. Lembaga pemasyarakatan (Lapas) produktif merupakan Lapas yang tidak hanya menjadi tempat pembinaan narapidana (warga binaan) secara konvensional, tetapi juga dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong dihasilkannya produk-produk berkualitas, oleh karenanya kegiatan produktif di lapas bisa menjadi penunjang bagi pembinaan terhadap warga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). WBP diajarkan bercocok tanam, beternak hingga berkebun di Lapas Terbuka. Lapas Terbuka Kendal, salah satu Lapas Produktif di Jawa Tengah, saat ini terisi sebanyak 23 warga binaan yang dibina kemandirian berbagai macam kegiatan produksi yaitu sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Hasil kegiatan menunjukkan produksi Lapas Terbuka Kendal dapat dikatakan cukup bagus. Bahkan pemasaran pun sudah dilakukan dengan baik, salah satunya melalui website. Namun sayangnya pemasaran yang ada ternyata tidak membuahkan hasil yang maksimal dalam penjualan. Hal tersebut yang dievaluasi dan dipecahkan pada pengabdian yang dilakukan. Pelatihan pemasaran digital menjadi solusi yang diberikan pada pengabdian ini. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, seluruh petugas Lapas antusias dalam mengikuti pelatihan. Kegiatan ini diharapkan mereka mampu memaksimalkan fungsi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan.Kata Kunci: Digitalisasi, pemasaran, kegiatan produksi, peningkatan penjualan.
doi:10.20956/pa.v4i2.7685 fatcat:pc3pqu2ry5azjbg2anx4iymmau